Nasional

Marak Keluhan Motor Mogok usai Isi Pertalite, Apa Penyebabnya?

×

Marak Keluhan Motor Mogok usai Isi Pertalite, Apa Penyebabnya?

Sebarkan artikel ini
harga BBM Pertamina terbaru
Ilustrasi. harga BBM Pertamina terbaru. (Foto: Pexels).

SEMARANG, beritajateng.tv – Warga di sejumlah daerah di Jawa Timur digegerkan oleh fenomena motor mogok massal setelah mengisi BBM jenis Pertalite di beberapa SPBU.

Peristiwa ini kabarnya terjadi di Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Sidoarjo, dan langsung memicu kekhawatiran masyarakat.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina kini turun tangan melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti dari gangguan mesin yang dialami banyak pengguna kendaraan roda dua tersebut.

Dugaan Pertama: Kontaminasi Bahan Bakar

Berdasarkan laporan mekanik bengkel dan keluhan masyarakat, dugaan kuat pertama mengarah pada kontaminasi bahan bakar Pertalite.
Kasus ini bisa terjadi karena air atau BBM lain tercampur ke dalam tangki penyimpanan SPBU.

BACA JUGA: 6 SPBU Terdampak Banjir di Semarang-Demak, Pertamina Pastikan Stok dan Kualitas BBM Aman

Sejumlah laporan menyebutkan, kebocoran tangki pendam di SPBU dugaan kuat menyebabkan air hujan merembes dan bercampur dengan Pertalite. Ketika bahan bakar tercemar masuk ke tangki motor, proses pembakaran terganggu dan mesin sulit di nyalakan atau mogok total.

Kasus serupa pernah terjadi di SPBU Kembangan, Jakarta Barat, ketika petugas keliru memasukkan selang Biosolar ke tangki Pertalite, menyebabkan BBM tercampur dan merusak mesin kendaraan pelanggan.

Dugaan Kedua: Penurunan Mutu Pertalite

Dugaan kedua datang dari laporan penurunan mutu Pertalite di sejumlah wilayah Jawa Timur. Banyak pengguna motor mengeluhkan gejala mesin brebet, tarikan berat, busi cepat mati, hingga mesin sulit di nyalakan sesaat setelah mengisi BBM tersebut.

Beberapa mekanik mengaku menemukan warna Pertalite yang berbeda dari biasanya, lebih keruh atau kekuningan pada kendaraan yang mengalami gangguan. Motor yang paling terdampak adalah jenis matic dengan sistem injeksi (EFI).

BACA JUGA: Pertalite Campur Air di SPBU Klaten

Sebagai solusi sementara, mekanik menyarankan pengurasan tangki bahan bakar dan penggantian busi agar mesin bisa kembali berfungsi normal.

ESDM dan Pertamina Lakukan Penelusuran

Pihak Pertamina memastikan tengah memeriksa sampel BBM dari SPBU yang dilaporkan bermasalah. Sementara Kementerian ESDM juga turun untuk menginvestigasi rantai distribusi dari terminal BBM hingga SPBU guna memastikan tidak ada pelanggaran standar mutu.

Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan segera melapor ke call center Pertamina 135 jika mengalami kejadian serupa. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp