SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang masih belum memiliki pelatih kepala anyar. PSIS sebelumnya berpelatih Kahudi Wahyu, tetapi kerja sama tersebut berakhir cepat. Kahudi harus menepi usai tiga laga awal tanpa hasil memuaskan.
Direktur PSIS, Agung Buwono, menjelaskan manajemen masih mencari sosok pelatih yang tepat. “Belum [dapat pelatih anyar]. Saat ini kami masih terus mencari. Kami juga sudah komunikasi dengan beberapa pelatih,” ujar Agung, Senin, 13 Oktober 2025.
Ia memastikan manajemen berhati-hati memilih pelatih agar sejalan dengan visi tim. Sementara proses pencarian berlangsung, PSIS mempercayakan posisi pelatih sementara kepada asisten pelatih, Ega Raka Galih.
BACA JUGA: Imbangi Persipal Palu 1-1, PSIS Semarang Raih 1 Poin Perdana di Pegadaian Championship
Ega kini bertugas sebagai karteker dan telah dua kali memimpin Laskar Mahesa Jenar. Ega mendampingi tim saat berhadapan dengan Barito Putera dan Persipal Palu.
Hasil kerja Ega mulai menunjukkan perkembangan. Dalam laga tandang ke Palu, PSIS sukses membawa pulang satu poin. Poin tersebut menjadi yang pertama bagi tim kebanggaan Semarang di musim ini. Agung menilai capaian itu sebagai langkah positif.
“Ya pasti kami syukuri walaupun kami sebetulnya menginginkan kemenangan di Palu. Semoga poin pertama ini menjadi motivasi supaya mendapat hasil lebih baik ke depannya,” ucapnya.
BACA JUGA: Jelang Laga Tandang Kontra Persipal Palu, PSIS Semarang Fokus Asah Taktik Serang dan Bertahan
Kini, PSIS menatap laga penting pekan keenam menghadapi PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Minggu, 19 Oktober 2025 mendatang. Kemenangan dalam laga itu berpotensi mengangkat posisi PSIS dari papan bawah klasemen sementara.
Meski belum menunjuk pelatih baru, manajemen optimistis performa PSIS akan meningkat dengan semangat kolektif pemain.
Publik Semarang menanti langkah strategis klub dalam menentukan arsitek anyar yang mampu mengangkat prestasi tim menuju papan atas Championship 2025/2026. (*)





