“Tentunya kita lihat juga hasil dan upaya untuk membendung tanggul yang jebol ini syukur-syukur dalam waktu dekat ini bisa ketutup semua, sehingga masyarakat bisa kembali ke kampungnya ini baru akan kita bicarakan lebih lanjut,” katanya.
Terkait upaya perbaikan tanggul Sungai Wulan yang jebol akibat hujan lebat pada 3-5 Februari 2024 lalu, Nana mengungkap salah satu caranya adalah dengan mengurangi debit air. Yakni dengan memanfaatkan bendungan.
“Karena ini di Demak ada upaya menutup tanggul yang jebol, untuk mengurangi derasnya air ke arah Demak sehingga ada bendungan untuk mengatur air. Ini memang sengaja ada pengarahan air ke Pati. Tapi akan melihat debitnya,” katanya.
BACA JUGA: Logistik 100 Persen Terdistribusi ke Kelurahan, KPU: Antisipasi Hujan Karena Berbahan Kertas
Sebagai informasi, banjir bandang baru saja melanda Desa Dumpil, Dukuhseti, Kabupaten Pati, kemarin. Banjir yang terjadi karena luapan Kali Guno itu bahkan menerjang beberapa TPS.
Nana mengatakan, jika debit air sudah terlalu besar mengalir ke Kabupaten Pati, maka akan ada pengalihan saluran air tersebut kembali ke arah semula.
“Ketika nanti airnya lebih membesar lagi nanti akan dialihkan lagi ke semula, ke Sungai Wulan. Ini masih dalam kendali para petugas PUPR,” tandasnya.(*)
Editor: Farah Nazila