HeadlineJateng

Masjid Jami Pekojan Kembali Sajikan Bubur India untuk Buka Puasa, Bikinnya Harus Terus Diaduk

×

Masjid Jami Pekojan Kembali Sajikan Bubur India untuk Buka Puasa, Bikinnya Harus Terus Diaduk

Sebarkan artikel ini
Takmir Masjid Jami Pekojan menyajikan Bubur India menjelang waktu berbuka puasa, Kamis 23 Maret 2013. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Masjid Jami Pekojan di Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang kembali sajikan menu Bubur India di bulan Ramadhan. Tradisi membuat dan menyajikan Bubur India sudah berlangsung ratusan tahun setiap bulan Ramadhan.

Pengurus sekaligus Takmir Masjid Jami Pekojan, Ali Bahrun menuturkan, selama bulan Ramadhan, pengurus masjid selalu mengadakan buka puasa bersama. Kegiatan itu dilakukan setelah pengajian bersama.

Beberapa jam sebelum buka puasa, pengurus masjid telah terlebih dahulu menata mangkuk-mangkuk ukuran kecil berisikan Bubur India.

BACA JUGA: 7 Rekomendasi Menu Takjil Ramadhan Murah dan Enak, Wajib Dicoba!

Mangkuk berjejer rapi, hidangan bubur tersebut dilengkapi dengan satu gelas minuman hangat, buah kurma, serta semangka yang siap menjadi santapan saat berbuka puasa.

“Hari ini ada 200 porsi Bubur India. Menu hari ini ada bubur dengan gulai, untuk besok menunya sayur jipang, lodeh, dan sayur terong,” ujar Ali saat menyiapkan santapan bubur pada Kamis 23 Maret 2023.

BACA JUGA: [Video] Bubur India, Sajian Khas Buka Puasa di Masjid Jami Pekojan Semarang

Ali menuturkan bahwa nama Bubur India merupakan julukan yang telah berkembang semenjak pedagang asal India kerap berdagang sekaligus berdakwah di daerah Semarang, khususnya Purwodinatan. Selama berada di Semarang, para pedagang asal India tersebut berdomisili di Masjid Pekojan dan sekitarnya.

“Dulu bubur ini disajikan untuk orang India yang bermukim di sini, tapi lama kelamaan masyarakat lokal ikut menikmati bubur ini juga,” tambahnya.

Pembuatan Pakai Rempah Khusus

Uniknya, menu Bubur India ini tidak boleh diperjualbelikan. Sebab, bubur ini dibuat dengan kerja keras dan ketulusan hati khusus masyarakat untuk berbuka bersama di Masjid Pekojan. Masih dibuat dengan peralatan tradisional, diperlukan keahlian atau keterampilan khusus dalam memasak hidangan khas ini.

Adapun bahan-bahan yang digunakan juga memakai rempah khusus, seperti santan cair, santan kental, bawang merah, bawang putih, pandan serai, kayu manis, jahe, daun salam, daun bawang, beras, dan garam.

BACA JUGA: Kolaborasi Pemkot dan Pewarta Gelar Ramadhan Charity di Semarang

Pembuatan Bubur India ini membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Yaitu dari pukul 11.00 hingga 15.00.

“Selama waktu tersebut, bubur juga harus selalu diaduk agar bawahnya tidak gosong,” tutur Juru Masak Bubur India Masjid Pekojan sekaligus Marbot Masjid Pekojan, Ahmad Bashrin.

Ia menambahkan, hal terpenting dalam proses pembuatan ialah saat mengaduk bubur.

“Diusahakan pengadukan bubur tidak boleh berhenti,” tambahnya.

Warga yang datang untuk berbuka puasa dan mencicipi Bubur India tidak hanya berasal dari Semarang. Namun dari berbagai daerah seperti Demak, Rembang, Kendal, Kudus, dan Purworejo. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp