“Kalau yang untuk koridor baru Temanggung-Magelang itu nanti akan ada 14 juga. Jumlahnya sama dengan peremajaan bus di Semarang-Bawen, tapi belum ԁipastikan bus listrik atau tidak,” jelasnya.
BACA JUGA: Nilai Lebih Ramah Lingkungan, Mohammad Saleh Dukung Pengembangan Bus Listrik Trans Jateng
Menurut keterangannya, Ꭰishub Jawa Tengah saat ini masih melakukan kajian terkait skema operasional armada baru, baik untuk koridor baru maupun peremajaan kendaraan lama.
Tak hanya rute baru Temanggung-Magelang, Ꭰishub Jawa Tengah juga mulai menyiapkan pengembangan koridor Trans Jateng lain pada 2028 mendatang.
Miko mengatakan dua koridor tambahan yang masuk rencana pengembangan yakni Jekuti (Jepara-Kudus-Pati) dan Petanglong (Pemalang-Batang-Pekalongan).
Ia menuturkan, pengembangan koridor baru tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jawa Tengah memperluas jangkauan layanan transportasi massal Trans Jateng ke sejumlah wilayah di luar kawasan aglomerasi utama.
“Sementara itu, tapi tahun 2028 rencananya Jekuti dan Petanglong,” pungkas Miko. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





