SEMARANG, beritajateng.tv – Medali emas pertama kontingen Kabupaten Semarang pada Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) XVII Semarang Raya 2026 dipersembahkan dari cabang olahraga (cabor) Hapkido.
Ada atlet Hapkido kontingan Kabupaten Semarang atas nama Mathea Dwi Prayoga. Dia sukses mendulang medali emas perdana bagi kontingen Kabupaten Semarang di kelas Daeryun 54 kilogram Putra.
Kepastian medali emas pertama bagi kontingen Kabupaten Semarang ini datang dari Humas KONI Kabupaten Semarang, Hendro Teguh Prastowo, Rabu 21 Oktober 2026 petang.
BACA JUGA: 7.993 Atlet Siap Berlaga di Porprov Jateng 2026, Total 58 Cabang Olahraga dengan 810 Nomor Pertandingan
Sukses Mathea Dwi Prayoga, juga ada atlet cabor Hapkido Kabupaten Semarang lainnya. Atlet bernama Satrio Bagus Kinantan yang dalam Porprov kali ini turun pada kelas Hyung Individual Putra.
“Untuk Satrio Bagus Kinantan menjadi yang terbaik kedua di kelasnya dan berhak atas medali perak pada Porprov Jawa Tengah Semarang Raya 2026 ini,” katanya Hendro Teguh Prastowo melalui sambungan telepon.
Hendro bilang, keberhasilan dua atlet Hapkido Kabupaten Semarang yang telah menyumbangkan medali tersebut dari informasi oleh pelatih, Nabilla Jauhar.
BACA JUGA: Antisipasi Makanan Atlet Porprov Jateng Bermasalah, Gus Yasin Ingatkan Konsumsi Tanggung Jawab Tiap Kontingen
Sukses yang para atlet Hapkido Kabupaten Semarang raih ini, dia harapkan bisa memotivasi bagi atlet- atlet Kabupaten Semarang lainnya. terutama yang berlaga pada ajang Poprov Jawa Tengah 2026.
“Semoga ini menjadi awalan yang bagus. Guna membuka prestasi sekaligus pundi- pundi bagi para atlet kontingen Kabupaten Semarang pada porprov kali ini,” ucap Hendro.
Sebagai informasi, cabor Hapkido Porprov XVII Jawa Tengah 2026 telah terlaksana di Gelanggang Olah Raga (GOR) Kendal Sport Center, Kabupaten Kendal, pada Selasa 19 – 23 Oktober 2026 hari ini.
Cabor Hapkido Porprov XVII Jawa Tengah 2026 ini tak kurang 140 atlet yang berasal 12 kontingen ikuti. Cabor Hapkido mempertandingkan nomor Hyung (Seni) dan Daeryun (Tarung). (*)
Editor: Diaz A Abidin





