“Kedai Kopi pernah melakukan FGD tentang pemimpin yang berurusan dengan KPK. Ada beberapa daerah, mereka sudah, tersangka atau berurusan dengan KPK, tetapi tetap menang Pilkada,” ungkapnya.
Dari diskusi itu, Hendri membeberkan alasan mengapa warga daerah tersebut masih mau memilih pemimpin dengan track record tersangka korupsi.
“Hasil jawabannya mengejutkan. Ia (responden) bilang begini, ‘Semua pemimpin kita menjanjikan kita lebih sejahtera. Gimana mereka mau membuat kita sejahtera, kalau mereka saja nggak sejahtera?” bebernya.
Menurut Hendri, responden dalam diskusi itu tak terlalu memedulikan cara pemimpin mereka dalam menyejahterakan rakyat.
“Respons mereka, ‘Itu kan urusan dia, tapi kalau mereka sejahtera itu lebih mudah membuat kami sejahtera, dibanding mereka saja nggak sejahtera’,” sambung Hendri. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





