SALATIGA, beritajateng.tv – Menang dramatis atas tim basket Universitas Semarang (USM), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pertahankan gelar Juara Liga Mahasiswa (LIMA) Divisi I Regional Yogyakarta 2025.
Laga kedua tim yang berlangsung di GOR Universitas Atma Jaya, Yogyakarta, akhir pekan lalu, berjalan ketat dan menegangkan hingga babak tambahan waktu dengan skor akhir tipis 74-73.
Bahkan, kesuksesan tim basket UKSW mempertahankan gelar tersebut harus melewati penentuan di 11 detik akhir pertandingan. Hingga akhirnya dua kali tembakan bebas Samuel Sualang sukses menjebol “keranjang” USM.
Sebelumnya, anak-anak asuhan Coach Revan Jonathan ini masih tertinggal hingga 9 detik terakhir waktu normal pertandingan, namun akhirnya mampu memaksa babak tambahan waktu.
BACA JUGA: UISPP 2025 di UKSW: Indonesia Tegaskan Peran Global dalam Penelitian Prasejarah
Atas hasil dan capaian tim basket UKSW ini, Coach Revan Jonathan mengakui kunci keberhasilan anak-anak asuhnya ada pada rotasi pemain yang cermat pada babak tambahan waktu.
“Selain itu juga mental pemain yang cukup kuat dalam bertahan. Sehingga meski harus tertinggal di detik-detik krusial, mereka mampu membalikkan keadaan,” jelasnya, Senin, 3 November 2025.
Ia menyebut, saat waktu normal tersisa 9 detik, UKSW masih tertinggal. Namun, Raden Nathaniq Sardi menyalakan asa lewat tembakan tiga angka untuk menyamakan kedudukan dan memaksa dimainkan babak tambahan.
BACA JUGA: Karya Inovasi Mahasiswa dan Dosen UKSW Warnai GIHN 2025 di Salatiga, Ini Penampakannya!
Lebih lanjut, Jonathan menyampaikan, untuk menatap laga berikutnya, tim UKSW tidak boleh berpuas diri dengan hasil yang telah pihaknya capai kali ini. Setelah ini timnya tentu akan kembali berlatih.
Tentunya, kata dia, itu untuk mengerjakan beberapa hal yang perlu segera dibenahi serta ditingkatkan berdasarkan catatan-catatan dan evaluasi dari setiap hasil pertandingan kemarin.
“Tim UKSW juga harus segera fokus untuk mengikuti beberapa pertandingan guna terus menjaga ketajaman para pemain. Sehingga anak-anak bisa menjaga performa mereka,” tutur Jonathan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





