Gaya Hidup

Mencari Jatidiri Desa Lemahireng Melalui Seni Batik Tulis

×

Mencari Jatidiri Desa Lemahireng Melalui Seni Batik Tulis

Sebarkan artikel ini
pelatihan membatik
Anggota PKK Lemahireng mengikuti pelatihan membatik pada Sabtu, 1 November 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Anggota PKK Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen mengikuti pelatihan batik tulis, di Rumah Batik Gemawang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang.

Pelatihan seni membatik ini berlangsung pada Sabtu 1 November 2025. Sebanyak 34 peserta pelatihan dibimbing langsung oleh owner Batik Gemawang, Ahmad Kholiq Fauzi.

Ketua Pokja III PKK Desa Lemahireng, Puluh Ariyanti mengatakan, pelatihan membatik ini merupakan program kerja Pokja III PKK Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen.

“Tujuannya untuk memberikan ketrampilan sekaligus penghasilan tambahan dari seni membatik di kalangan anggota PKK di Desa Lemahireng,” jelasnya.

BACA JUGA: PKK Karangjati Semarang Kembangkan UMKM Batik Ecoprint, Lelang Karya Dukung Pencegahan Stunting

Rencananya, lanjut Ariyanti, program pengembangan ketrampilan batik tulis ini, akan di laksanakan oleh Pokja III PKK Desa Lemahireng pada tahun 2026 nanti.

Tetapi pelatihan ketrampilan batik tulis sudah mulai dari sekarang. Hal ini agar para peserta bisa lebih familier dan menguasai terlebih dahulu proses-proses produksi batik tulis.

Setelah menguasai proses dan ketrampilan batik tulis, nantinya juga akan di cari patron atau motif batik tulis yang sesuai. Untuk kemudian bisa menjadi ciri khas batik Desa Lemahireng.

Harapannya, para anggota PKK peserta pelatihan ini, nanti akan bisa membuat batik tulis yang mewakili ciri khas Desa Lemahireng dengan segala potensi yang di miliki.

“Sehingga batik tulis yang dihasilkan, nantinya akan memiliki ciri khas serta keunikan tersendiri. Dan mampu mewakili jatidiri Desa Lemahireng,” tambah Ariyanti.

Sementara itu, pemilik UKM Batik Gemawang, Ahmad Kholiq Fauzi mengatakan, sangat mengapresiasi semangat para ibu-ibu anggota PKK Desa Lemahireng ini.

Selaku praktisi usaha batik, Fauzi melihat para peserta, yang umumnya anggota PKK sangat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang ia berikannya maupun oleh tim tutor Batik Gemawang.

“Mereka cukup antusias untuk mengenal berbagai peralatan maupun bahan-bahan yang di butuhkan. Dan juga bagaimana tahapan serta proses batik tulis ini diproduksi,” jelasnya.

Fauzi berharap, semakin banyaknya individu- individu yang menguasai ketrampilan batik tulis juga akan menggairahkan kembali seni batik tulis di Kabupaten Semarang.

Di sisi lain, ia juga berharap agar kondisi ekonomi juga segera membaik dan industri batik bisa kembali bangkit. Seperti sebelum pandemi Covid-19, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: Cara Seniman Custom Art Ambarawa Ekspresikan Kebanggan pada Batik, Karya Tembus Internasional

Sehingga para perajin batik juga bisa kembali ‘panen’. “Karena dari usaha batik ini bisa menghasilkan sesuatu yang sangat menjanjikan secara ekonomi,” tambah Fauzi. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp