Jateng

Menengok Grand Maerakaca di PRPP, TMII-nya Jawa Tengah dengan Rumah Adat Sepi hingga Toilet Terbengkalai

×

Menengok Grand Maerakaca di PRPP, TMII-nya Jawa Tengah dengan Rumah Adat Sepi hingga Toilet Terbengkalai

Sebarkan artikel ini
Grand Maerakaca
Salah satu bangunan kamar mandi yang tak lagi beroperasi di Grand Maerakaca, PRPP, Kota Semarang, Minggu, 5 Juli 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)
BACA JUGA: Tarif Parkir Jateng Fair 2026 Hanya Rp5.000-Rp10.000, PRPP Ingatkan Waspada Parkir Liar

Sementara itu, Anjungan Kabupaten Banyumas yang berada di bagian kawasan yang relatif jauh dari pintu masuk juga dapat kami masuki. Suasana di lokasi tampak lengang tanpa aktivitas pengunjung.

Di dalam bangunan berdiri dua patung mengenakan pakaian adat Banyumas yang sekilas menyerupai manusia sehingga cukup mengejutkan saat pertama kali memasuki ruangan. Tak jauh dari anjungan itu, sebuah tempat tidur bekas tampak tergeletak begitu saja tanpa ԁigunakan.

Beranjak ke rumah adat lainnya. Tak jauh dari Anjungan Kota Magelang, sebuah wahana merry-go-round atau komidi putar tampak tidak lagi beroperasi. Cat pada permainan mulai memudar dan tidak terlihat adanya aktivitas maupun petugas yang berjaga di sekitar wahana.

Di beberapa titik lainnya, sejumlah permainan anak juga tampak mengalami kerusakan. Beberapa perosotan dan ayunan terlihat sudah tidak utuh lagi, bahkan terdapat permainan ayunan yang kehilangan tempat duduk sehingga tidak dapat ԁigunakan.

Tak hanya itu, kami juga mendapati sebuah bangunan di dalam kawasan yang telah roboh dan belum terlihat adanya upaya perbaikan.

Kondisi serupa juga terlihat pada sejumlah fasilitas umum. Beberapa bangunan toilet tampak tertutup semak dan rumput liar yang tumbuh cukup tinggi hingga menutupi sebagian akses masuk. Dari bagian luar, kondisi tersebut membuat fasilitas umum itu terlihat minim perawatan.

Seorang Pengunjung Kecewa dengan Fasilitas Grand Maerakaca

Meski sejumlah fasilitas tampak tidak lagi berfungsi, beberapa wahana di Grand Maerakaca masih beroperasi. Salah satunya perahu mesin yang ԁisewakan kepada pengunjung untuk berkeliling kawasan danau. Namun, saat kami berada di lokasi, tak terlihat ada pengunjung yang memanfaatkan wahana tersebut.

Di sisi lain, aktivitas wisata pada Minggu sore itu juga terpantau belum terlalu ramai. Hanya beberapa keluarga terlihat duduk di area tepi danau sambil menikmati makanan dan minuman dari dua kios yang masih buka.