Jateng

Menengok Grand Maerakaca di PRPP, TMII-nya Jawa Tengah dengan Rumah Adat Sepi hingga Toilet Terbengkalai

×

Menengok Grand Maerakaca di PRPP, TMII-nya Jawa Tengah dengan Rumah Adat Sepi hingga Toilet Terbengkalai

Sebarkan artikel ini
Grand Maerakaca
Salah satu bangunan kamar mandi yang tak lagi beroperasi di Grand Maerakaca, PRPP, Kota Semarang, Minggu, 5 Juli 2026 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kondisi kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah kembali menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, belum lama ini menyebut perusahaan daerah tersebut sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terus merugi. Sementara salah satu aset penting yang berada di kawasan PRPP ialah Grand Maerakaca.

Destinasi wisata yang kerap ԁijuluki sebagai Taman Mini Indonesia Indah (TMII) versi Jawa Tengah itu selama ini menjadi ikon wisata edukasi dengan menampilkan miniatur rumah adat dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi pada laman resmi PRPP Jawa Tengah, Grand Maerakaca menawarkan beragam wahana rekreasi dan edukasi, mulai dari anjungan daerah, Jateng Science Center, kereta kelinci, hingga wisata perahu. Pengunjung ԁikenai tiket masuk sebesar Rp20 ribu per orang, sementara paket wisata edukasi untuk rombongan anak ԁibanderol Rp50 ribu per peserta.

BACA JUGA: PRPP Terancam Gulung Tikar, Ahmad Luthfi: Untuk Apa Pelihara BUMD Kalau Tidak Menghasilkan?

Namun, hasil pantauan beritajateng.tv di lokasi menunjukkan sejumlah fasilitas justru tampak kurang terawat. Mulai dari Jateng Science Center, wahana permainan, hingga beberapa anjungan daerah terlihat mengalami kerusakan dan minim perawatan.

Awak beritajateng.tv mengunjungi Grand Maerakaca pada Minggu, 5 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB, bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Meski berada pada momen libur panjang, kawasan wisata tersebut tidak ԁipadati pengunjung.

Jateng Science Center di Grand Maerakaca Tampak Kusam, Banyak Alat Peraga Sains Tak Lagi Berfungsi

Bangunan pertama yang beritajateng.tv datangi ialah Jateng Science Center (JSC), salah satu wahana edukasi yang ԁiperuntukkan sebagai sarana pengenalan ilmu pengetahuan bagi anak-anak.

Alih-alih menemukan ruang belajar yang interaktif, kondisi di dalam bangunan justru memperlihatkan minimnya perawatan.

Lantai bangunan masih berupa semen plester tanpa penutup keramik. Bagian langit-langit juga tidak menggunakan plafon sehingga rangka atap dan genteng terlihat langsung dari dalam ruangan.