Masih menurut Gus Rozin, sebelum pesantren kuat dan berdaya, sebenarnya, Direktur Jenderal Pesantren ini belum sepenuhnya perlu. Namun, karena momentumnya telah tiba. “Maka tinggal bagaimana kita memantau dan menjaga keberadaan Direktur Jenderal Pesantren Kemenag RI ini,” tandasnya.
Halaqah ini kemudian berlanjut dengan berdiskusi bersama Pengasuh Pesantren Se-Jawa Tengah oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jateng, Dr H Saiful Mujab MA. Juga berdiskusi dengan Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Diniyah Formal, KH Fadhlullah Turmudzi MPd. (*)
Editor: Farah Nazila





