Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, menambahkan, pesta lampion ini menjadi kegiatan kedua pada Festival Gedongsongo 2025.
Berbeda dengan penyelenggaraan perdana, kali ini sudah banyak pembenahan dan perbaikan agar bisa menjadi magnet bagi kunjungan wisatawan.
“Sehingga pada pesta lampion kali ini pengunjungnya bisa meningkat dua kali lipat daripada penyelenggaraan yang pertama tahun 2024,” jelasnya.
Sebenarnya, lanjut Wiwin, tahun 2025 pesta lampion Festival Gedongsongo sudah masuk kurasi ke-11 kalender event pariwisata nasional oleh Kementerian Pariwisata.
Namun, karena pada tahun ini ditiadakan, maka Festival Gedongsongo masih harus menunggu untuk bisa menjadi salah satu bagian kalender pariwisata nasional.
Harapannya, setelah penyelenggaraan kedua atau ketiga nanti, pesta lampion ini sudah bisa masuk menjadi salah satu agenda pariwisata nasional.
“Sehingga Festival Gedongsongo akan semakin mengundang lebih banyak lagi wisatawan untuk datang ke Kabupaten Semarang,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





