Heru menyampaikan, kegiatan usaha KDMP yang kini telah berjalan seperti toko sembako sebagai pangkalan LPG dan penyaluran beras kerja sama dengan Bulog biasanya merupakan koperasi yang sudah punya tempat.
BACA JUGA: Catatan Akhir Tahun Pemerintah Gerakkan Ekonomi Desa, Dari Kopdes Merah Putih hingga Dana Desa
“Di Kabupaten Semarang sendiri, dari 235 desa/kelurahan saat ini sudah ada [KDMP] yang beroperasi. Umumnya adalah KDMP yang ada di perdesaan. Sementara untuk di kelurahan umumnya memang belum,” ungkapnya.
Guna mendorong hal ini pada tahun 2025, pihaknya telah menggelar pelatihan-pelatihan. Baik itu pelatihan untuk pengurus maupun sebagian untuk para pengawas KDMP se-Kabupaten Semarang.
Selain itu 235 KDMP di Kabupaten Semarang juga sudah mendapatkan bimbingan teknis dan belajar untuk laporan keuangannya. “Termasuk juga cara mengenali peluang usaha yang bisa KDMP lakukan,” tegas Heru. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





