SEMARANG, beritajateng.tv – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah untuk memperkuat pembinaan atlet muda serta meningkatkan kualitas atlet di seluruh cabang olahraga.
Dorongan tersebut ia sampaikan usai menghadiri pengukuhan pengurus KONI Jateng periode 2025–2029 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat, 5 Desember 2025.
Saleh menegaskan bahwa pembinaan atlet merupakan langkah strategis untuk mencetak prestasi berkelanjutan. Ia menilai atlet muda Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional hingga internasional apabila mendapatkan dukungan melalui fasilitas latihan yang memadai.
“Pembinaan atlet muda dan peningkatan kualitas atlet harus menjadi fokus utama. Jawa Tengah punya banyak talenta yang perlu terus dikembangkan,” tegasnya.
BACA JUGA: Mohammad Saleh Ajak IpeKB dan TPK Banyumanik Perkuat Sinergi Program Keluarga Berencana
Prestasi olahraga Jawa Tengah menunjukkan perkembangan positif. Tercatat 64 atlet, 11 pelatih, dan 3 wasit/juri asal Jateng berhasil masuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand, menjadi bukti meningkatnya kualitas pembinaan daerah.

Selain pembinaan sumber daya manusia olahraga, Saleh menyoroti pentingnya percepatan pembangunan sarana dan prasarana. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Jateng dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah PON 2032.
Pemerintah juga akan mengarahkan pembenahan fasilitas latihan sesuai potensi lokal setiap daerah. Pendekatan ini harapannya mampu memperkuat kualitas pembinaan sekaligus mendorong pemerataan fasilitas olahraga di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Saleh meminta KONI Jateng bergerak cepat menghadapi dua agenda besar, yakni Porprov Jateng XVII tahun 2026 dan PON XXII tahun 2028. Ia berharap pengurus KONI Jateng yang baru mampu bekerja lebih solid, adaptif, dan inovatif dalam mengembangkan prestasi olahraga daerah.
BACA JUGA: Sujarwanto Dwiatmoko Terpilih Ketua KONI Jateng Baru, Mohammad Saleh Dorong Regenerasi Atlet
DPRD Jawa Tengah menyatakan kesiapan untuk mendukung melalui kebijakan dan penganggaran yang diperlukan.





