Jateng

Mudik Gratis Lewat Tol Fungsional Jogja-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani, Catat Tanggalnya!

×

Mudik Gratis Lewat Tol Fungsional Jogja-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani, Catat Tanggalnya!

Sebarkan artikel ini
Prambanan-Purwomartani
Gerbang Tol Purwomartani-Prambanan akan beroperasi secara fungsional dan gratis selama periode arus mudik Lebaran, Jumat, 13 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

YOGYAKARTA, beritajateng.tv – Jalan Tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 11,225 kilometer akan dioperasikan secara fungsional selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Pengoperasian tol ini diharapkan membantu mengurai kepadatan kendaraan menuju dan meninggalkan Yogyakarta yang selalu meningkat saat musim libur panjang.

Tenaga Ahli Utama Bidang Umum, Humas, dan Administrasi BUJT PT Jasamarga Jogja Solo, Ahmad Izzi, mengatakan pihaknya mengusulkan pengoperasian tol fungsional tersebut kepada pemerintah untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas saat Lebaran.

“Kami dari PT Jasamarga Jogja-Solo mengusulkan kepada pemerintah untuk membantu kelancaran arus kendaraan pada masa libur Lebaran 2026 dengan mengoperasikan Jalan Tol Jogja-Solo segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 11,225 km secara fungsional. Secara fisik jalannya sudah layak dan bisa kendaraan lalui,” ujar Izzi di depan Gerbang Tol Purwomartani pada Jumat, 13 Maret 2026.

Tol fungsional ini akan buka mulai 16-29 Maret 2026 dan hanya beroperasi pada pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pengoperasian terbatas ini lantaran sejumlah sarana pendukung masih bersifat sementara.

BACA JUGA: Dua Tol Fungsional di Jateng Buka Saat Lebaran: Bawen-Ambarawa Arus Mudik, Purwomartani-Prambanan Arus Balik

Izzi menjelaskan bahwa pagar pembatas, marka jalan, dan rambu lalu lintas masih bersifat temporer sehingga pengguna jalan mesti tetap berhati-hati.

“Sarana pendukungnya sebagian besar masih temporer, seperti pagar pembatas, marka, dan rambu. Karena itu kecepatan maksimum anjurannya hanya 40 kilometer per jam,” jelasnya.

Selain itu, tol fungsional ini belum ada tarif selama masa operasional Lebaran. Jalan tol tersebut juga peruntukannya hanya bagi kendaraan golongan I atau kendaraan kecil nonbus.

Menurut Izzi, jalur fungsional ini hanya melayani kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta menuju arah Solo. Hal ini karena simpang sebidang antara exit tol Purwomartani dengan jalan nasional belum sepenuhnya siap pakai.

“Jalan tol fungsional ini khusus bagi kendaraan kecil yang akan meninggalkan Yogyakarta saja,” tegasnya.

Jasamarga Tambah Petugas dan Peralatan di Tol Fungsional Yogyakarta-Solo Ruas Prambanan-Purwomartani

Selama pengoperasian, PT Jasamarga Jogja Solo juga menyiapkan tambahan petugas dan peralatan di gerbang tol untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Kapasitas pelayanan perkiraan mampu menangani sekitar 17.000 kendaraan.

“Kami menyiapkan petugas operasional tambahan dan peralatan tol, termasuk mobile reader. Sehingga kapasitas pelayanan bisa dua kali lipat saat transaksi berlangsung,” katanya.

Izzi menambahkan bahwa pengoperasian tol fungsional bersifat situasional dan dapat tutup sementara jika kondisi cuaca tidak mendukung atau atas pertimbangan kepolisian demi keselamatan pengguna jalan.

Di sisi lain, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY juga menyiagakan sejumlah posko untuk memastikan kelancaran arus mudik di jalan nasional sekitar Yogyakarta.

Kabid Preservasi II BBPJN Jateng-DIY, Aris Rudianto Nugroho, mengatakan salah satu posko akan bersiaga di ruas Janti-Prambanan untuk mendukung layanan bagi pemudik.

BACA JUGA: Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran, Pertamina Siapkan Layanan BBM Tambahan di Jalur Tol

“Di ruas Janti-Prambanan kita siagakan satu posko. Di sana tersedia petugas dan material darurat untuk menjaga kemantapan jalan,” ujar Aris.

Ia menyebut total panjang jalan nasional di DIY mencapai 307 kilometer yang terbagi dalam 40 ruas. Dengan tingkat kemantapan mencapai 97,96 persen dan dalam kondisi siap melayani arus mudik.

Petugas juga memantau sejumlah simpang yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas, seperti Simpang Raden Ronggo, Simpang Prambanan, Simpang Maguwo, Simpang Kronggahan, Simpang Gamping, dan Simpang Tempel.

Selain itu, koordinasi berlangsung dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak untuk mengantisipasi potensi banjir di simpang Jombor tepatnya di sekitar Underpass Kentungan dengan menyiagakan personel dan pompa air jika terjadi kendala saat hujan deras.

Dengan dukungan tol fungsional dan kesiapan jalan nasional, harapannya arus mudik dan wisata menuju Yogyakarta selama Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar dan aman. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp