SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) tetap aman selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Berbagai layanan tambahan juga siap di sejumlah titik strategis jalur mudik untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif agar distribusi energi tetap berjalan lancar selama masa libur Lebaran.
“Kami memastikan ketersediaan energi, baik BBM jenis gasoline maupun gasoil, termasuk LPG dan avtur, tetap aman. Seluruh fasilitas penyimpanan dan distribusi kami optimalkan agar pasokan tetap terjaga selama periode mudik dan arus balik,” kata Fanda saat meninjau layanan tambahan di Rest Area KM 456 Tol Semarang–Solo.
Dalam peninjauan tersebut, Pertamina mengecek berbagai fasilitas tambahan yang Pertamina siapkan untuk melayani pemudik.
Salah satu fasilitas yang tersedia adalah layanan modular yang menyediakan produk BBM seperti Pertamax serta kios kemasan yang menjual Pertamina Dex.
Selain itu, Pertamina juga menyiagakan mobile storage untuk memastikan cadangan stok bahan bakar tetap tersedia jika terjadi lonjakan konsumsi di jalur tol.
BACA JUGA: Jelang Mudik Lebaran 2026, Apakah Stok BBM dan LPG Aman? Ini Kata Pertamina
“Kami juga menyiapkan SPBU modular yang di kelola oleh Pertamina Retail di sisi seberang rest area. Di sana tersedia produk yang sama seperti Pertamax dan Pertamina Dex untuk melayani kebutuhan pemudik,” jelasnya.
Menurut Fanda, kehadiran berbagai layanan tambahan ini harapannya mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran.
“Harapannya fasilitas tambahan ini dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, sehingga kebutuhan bahan bakar selama perjalanan tetap terpenuhi,” ujarnya.
Selain memastikan ketersediaan energi di jalur mudik, Pertamina juga mengingatkan masyarakat yang akan meninggalkan rumah untuk memperhatikan keamanan penggunaan LPG.





