Jateng

Mudik Jadi Ajang Latih Mandiri, Santri 16 Tahun Berani Pulang Sendiri dari Semarang ke Lamongan

×

Mudik Jadi Ajang Latih Mandiri, Santri 16 Tahun Berani Pulang Sendiri dari Semarang ke Lamongan

Sebarkan artikel ini
Aisy, santri Semarang yang mudik ke Lamongan saat ditemui di Stasiun Tawang Semarang. Rabu, 18 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Aisy, santri Semarang yang mudik ke Lamongan saat ditemui di Stasiun Tawang Semarang. Rabu, 18 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Dalam perjalanannya, Aisy membawa koper dan beberapa oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman, seperti pakaian yang dibelinya di Semarang.

Mudik mandiri yang Aisy lakukan mencerminkan sisi lain tradisi Lebaran, yakni sebagai momentum pembelajaran hidup. Di tengah padatnya arus mudik, pengalaman seperti ini menjadi langkah awal bagi remaja untuk mengenal tanggung jawab dan keberanian mengambil keputusan.

“Biar tahu caranya, kapan lagi,” tutupnya.

Berbeda dengan Aisy yang baru pertama kali bepergian sendiri, Arina (24) yang bekerja sebagai staf admin pendidikan di Yayasan Alfatihah sudah cukup terbiasa menggunakan kereta, terutama saat berada di Surabaya.

Namun, pengalaman merantau tetap memberi tantangan tersendiri, termasuk soal adaptasi lingkungan. Arina baru satu bulan merantau di Semarang sebelum memutuskan mudik ke Surabaya seorang diri.

“Baru satu bulan di Semarang, terus ini mau mudik ke Surabaya. Sendiri juga,” ujarnya.

BACA JUGA: Fasilitasi Mudik Gratis 2026, Bank Jateng Berangkatkan Ribuan Pemudik Menuju Jawa Tengah

Arina memilih kereta sebagai moda transportasi utama karena ternilai praktis dan nyaman. “Memang lebih enak naik kereta, tinggal jalan saja,” ujarnya.

Kisah Aisy dan Arina menunjukkan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga proses pendewasaan. Keputusan untuk bepergian sendiri, mengatur tiket, hingga menghadapi tantangan di perjalanan menjadi bagian dari pembelajaran hidup. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp