SEMARANG, beritajateng.tv – Memasuki musim kemarau, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang dipicu gangguan instalasi listrik. Kondisi cuaca yang kering membuat api lebih mudah menyebar ketika terjadi korsleting, sehingga pemeriksaan instalasi listrik menjadi langkah penting untuk mencegah risiko tersebut.
Akademisi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip), Abdul Syakur, mengingatkan bahwa penggunaan listrik harus selalu mengutamakan aspek keselamatan. Menurutnya, listrik yang digunakan setiap hari tetap memiliki risiko tinggi apabila instalasi maupun penggunaannya tidak sesuai standar.
“Listrik itu sangat berbahaya. Kalau kita tidak mengetahuinya, jangankan sampai 10.000 volt, 220 volt saja berbahaya,” ujar Syakur saat beritajateng.tv konfirmasi pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Ia menjelaskan, keselamatan ketenagalistrikan bukan hanya menjadi tanggung jawab teknisi atau penyedia layanan listrik, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna. Terlebih saat musim kemarau, potensi kebakaran akibat hubungan arus pendek perlu antisipasi dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik.
BACA JUGA: Kebakaran Kios BBM Eceran, Satu Orang Luka dan Dua Sepeda Motor Terbakar
Menurut Syakur, setiap instalasi listrik harus memenuhi standar keselamatan dan tenaga yang memiliki kompetensi kerjakan. Kesalahan pemasangan maupun penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko sengatan listrik hingga kebakaran.
“Ketika bekerja dengan listrik, prosedur keselamatan wajib dipahami. Karena risiko yang muncul bukan hanya kerusakan peralatan, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan manusia,” katanya.
Selain memastikan kualitas instalasi, Syakur juga mendorong penggunaan perangkat pengaman tambahan, seperti Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS). Perangkat tersebut ternilai mampu memberikan perlindungan lebih daripada Miniature Circuit Breaker (MCB) karena dapat mendeteksi kebocoran arus listrik.
“Kalau hanya MCB, kebocoran arus kecil belum tentu bisa terdeteksi. Dengan GPAS, perlindungan menjadi lebih lengkap karena kebocoran arus juga bisa terdeteksi,” ujarnya.





