Hukum & Kriminal

OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Perbankan di Jakarta

×

OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Perbankan di Jakarta

Sebarkan artikel ini
OJK dan Bareskrim Amankan Tersangka Kasus Perbankan di Jakarta
Tersangka dugaan kasus perbankan diamankan OJK dan Bareskrim Polri di Stasiun Gambir. (Doc. OJK)

JAKARTA, beritajateng.tv – Upaya penegakan hukum di sektor perbankan kembali menunjukkan hasil. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri berhasil mengamankan seorang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perbankan yang melibatkan PT BPR DCN di Malang, Jawa Timur.

Penangkapan, setelah tersangka tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dari penyidik OJK. Dalam perkembangan penyelidikan, pergerakan tersangka terdeteksi menuju Jakarta. Meski sebelumnya terjadwal menjalani pemeriksaan di Surabaya.

Tim gabungan yang terdiri dari penyidik OJK, Korwas PPNS Bareskrim Polri, serta Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur kemudian bergerak cepat melakukan pemantauan dan penindakan.

BACA JUGA: Wali Kota Salatiga Minta OJK Jateng Ikut Kawal Perbaikan Manajemen BPR Bank Salatiga

Setibanya di Stasiun Gambir, Jakarta, tersangka langsung di amankan oleh tim Bareskrim Polri. Selanjutnya, yang bersangkutan di bawa kembali ke Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Pengamanan ini merupakan bagian dari proses penegakan hukum atas dugaan tindak pidana di sektor perbankan. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam keterangan resminya.

Setelah menjalani pemeriksaan, tersangka kemudian masuk dalam penahanan di Polda Jawa Timur guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Selain itu, tim gabungan juga melakukan upaya menghadirkan saksi yang sebelumnya tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya tegas dalam memastikan proses hukum berjalan efektif, sekaligus memperkuat koordinasi antara OJK dan aparat kepolisian.

OJK menegaskan, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menangani kasus-kasus di sektor jasa keuangan yang semakin kompleks.

Dukungan dari kepolisian, khususnya Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur, dinilai sangat penting dalam mempercepat proses penyidikan.

“Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Kepolisian Republik Indonesia. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga integritas sistem keuangan nasional,” lanjutnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp