“Kalau keinginan ya semoga ke depan lebih baik dan memerhatikan driver ojol. Terasa perubahannya ya, lebih susah sekarang, karena tarif menurun, semakin sulit,” pungkasnya.
Sebut Lakalantas penyebab kematian terbanyak ketimbang pembunuhan, Luthfi gratiskan driver ojol perpanjang SIM
Usai acara, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kehadirannya sebagai bentuk komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut, forum semacam itu akan dijadikan role model bagi pekerja informal maupun kelompok pekerja lain.
“Ini bentuk komunikasi hadirnya pemerintah kepada masyarakat kita, kita buka dialog publik ya dan ini kita jadikan role model bagi para pekerja kita khususnya pekerja informal, kelompok-kelompok pekerja yang lain yang ini kita jadikan suasana kekerabatan,” kata Luthfi.
Menurutnya, pemerintah berperan penting menjembatani aspirasi yang kerap tak tersampaikan. Ia menilai, pertemuan tatap muka akan terus pihaknya perluas ke kabupaten/kota agar tidak ada lagi keluhan masyarakat yang terhenti di tengah jalan.
“Jadi yang paling utama bagaimana pemerintah itu menjembatani aspirasi-aspirasi yang mungkin tersumbat yang tidak disampaikan, maka forum temu muka ini akan kita kembangkan di wilayah kita termasuk di pemerintah kabupaten/kota kita juga,” sambung Luthfi.
Dalam kesempatan itu, sejumlah driver ojol juga menyampaikan keluhan terkait perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang mati. Menanggapi hal itu, Luthfi menyebut pemerintah bersama kepolisian akan memberi kemudahan bagi driver ojol untuk memperpanjang SIM-nya secara gratis.
“Lakalantas adalah salah satu pembunuh terbesar di wilayah kita di samping pembunuhan. Maka apa? Kita dahulukan bagi para sopir yang SIM-nya mati, kita bantu. Untuk apa? Agar tidak terjadi adanya lakalantas pada saat dia di jalan, sehingga kita bantu mereka,” tegas Luthfi.
BACA JUGA: Viral Insiden Tragis Ojol Terlindas Brimob, Prabowo Akui Kecewa Kepada Para Petugas
Ia memastikan pihak kepolisian bersama Satlantas telah melakukan pendataan. Luthfi juga membuka peluang agar bantuan tersebut bisa tersalurkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.





