Jateng

OTT KPK Pati Seret Bupati Sudewo, Pemeriksaan Berlanjut

×

OTT KPK Pati Seret Bupati Sudewo, Pemeriksaan Berlanjut

Sebarkan artikel ini
OTT KPK Bupati Pati
Bupati Pati, Sudewo (tengah), selepas pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025. (ant)

PATI, beritajateng.tv – OTT KPK Pati kembali mengguncang Jawa Tengah setelah tim Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan Bupati Pati Sudewo. Peristiwa tersebut langsung memicu perhatian publik karena nama Sudewo sebelumnya kerap muncul dalam sejumlah kontroversi kebijakan. Selain itu, penindakan ini menambah daftar kepala daerah yang terseret operasi senyap lembaga antirasuah.

Komisi Pemberantasan Korupsi mengonfirmasi penangkapan tersebut melalui keterangan resmi. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa tim mengamankan salah satu pihak berinisial SDW. Pernyataan itu ia sampaikan kepada wartawan pada Senin, 19 Januari 2026. Menurutnya, proses hukum saat ini masih berjalan.

Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik belum membuka detail perkara yang menjerat Sudewo. Ia menegaskan bahwa tim fokus menjalankan pemeriksaan awal.

“Kami memastikan salah satu pihak berinisial SDW telah berada dalam pengamanan petugas,” ujar Budi Prasetyo. Penjelasan tersebut menegaskan keseriusan penanganan OTT KPK Pati.

Keterangan lanjutan menyebutkan bahwa status para pihak masih sebagai terperiksa. Oleh sebab itu, lembaga antirasuah memiliki waktu satu kali dua puluh empat jam untuk menentukan langkah hukum berikutnya. Selama periode tersebut, tim penyidik menggali keterangan secara menyeluruh.

BACA JUGA: Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati, Bupati Sudewo: PBB 250 Persen Tak Bebani, Buktinya Warga Bayar

Sorotan publik terhadap Sudewo sebenarnya telah muncul sejak tahun lalu. Warga Pati sempat menyampaikan protes terkait kenaikan pajak bumi dan bangunan. Aksi massa tersebut bahkan berujung perdebatan terbuka antara bupati dan pendemo. Situasi itu membuat nama Sudewo sering muncul dalam pemberitaan lokal.

Riwayat kontroversi tidak berhenti sampai situ. Nama Sudewo juga pernah mencuat dalam dugaan korupsi proyek jalur kereta api. Isu tersebut menyebut adanya aliran dana ketika ia masih bertugas sebagai anggota Komisi V DPR RI. Walaupun belum ada putusan hukum, publik terus mengikuti perkembangan kabar tersebut.

Lanjutan OTT KPK Pati

Informasi lapangan menyebutkan bahwa pemeriksaan berlangsung secara maraton sejak waktu sangat awal. Aparat membawa Sudewo menuju Mapolres Kudus untuk klarifikasi tahap awal. Proses tersebut berlangsung dalam suasana tertutup dengan pengamanan ketat.

Setelah rangkaian klarifikasi selesai, rombongan penyidik melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Perjalanan itu memanfaatkan penerbangan pagi melalui Bandara Ahmad Yani Semarang. Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan OTT KPK Pati berjalan cepat dan terkoordinasi.

Seorang narasumber dari lingkungan DPRD Pati memberikan penjelasan tambahan. Ia menyebutkan bahwa pemeriksaan awal sempat berlangsung pada area pendapa.

“Petugas melakukan klarifikasi awal sebelum membawa yang bersangkutan menuju Kudus,” ungkap narasumber tersebut. Keterangan itu menegaskan adanya tahapan pemeriksaan berlapis.

BACA JUGA: Bupati Sudewo Minta Fokus PBB Saja, Pansus DPRD Pati Tegaskan Bahas 12 Poin: Semua dari Masyarakat

Narasumber sama juga menyinggung isu koordinasi pada bandara. Ia menyatakan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur. “Upaya komunikasi sempat terdengar, namun langkah penegakan hukum terus berlanjut,” katanya. Pernyataan ini memperkuat kesan bahwa tidak ada perlakuan khusus.

Sementara itu, pengamat hukum menilai penindakan tersebut sebagai pesan tegas bagi pejabat publik. Langkah cepat KPK mencerminkan komitmen pemberantasan korupsi. Masyarakat pun berharap proses hukum berjalan transparan.

Ke depan, publik menunggu penjelasan resmi terkait konstruksi perkara. Penetapan status hukum akan menjadi titik krusial lanjutan OTT KPK Pati. Hingga kini, KPK terus meminta masyarakat bersabar menanti hasil pemeriksaan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp