Jateng

Pasar Johar Semarang Masih Sepi Pengunjung, Pemkot Fokus Benahi Akses dan Infrastruktur

×

Pasar Johar Semarang Masih Sepi Pengunjung, Pemkot Fokus Benahi Akses dan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
tempat belanja baju lebaran
Pasar Johar Semarang. (foto: instagram/@joharsemarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pasar Johar sebagai ikon perdagangan Kota Semarang terus dibenahi pasca kebakaran beberapa tahun lalu. Selain itu, kondisi Pasar Johar saat ini juga sepi pengunjung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menegaskan pihaknya akan berperan dalam mendukung infrastruktur jalan dan akses pendukung agar pasar bisa kembali hidup seperti sebelumnya.

“Kalau pasar itu sebetulnya yang mengurus bangunannya adalah Dinas Tata Ruang. DPU hanya terkait dengan infrastruktur jalan industrinya. Sekarang kita fokus mengoptimalkan Pasar Johar supaya bisa kembali ramai,” jelas Suwarto saat beritajateng.tv temui di Aula Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng pada Sabtu, 27 September 2025.

BACA JUGA: Pasar Johar Sepi, Dewan Sarankan Pemkot Semarang Integrasikan dengan Kawasan Kota Lama

Ia menambahkan, salah satu program yang sedang digagas Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti adalah mengakomodasi pedagang kaki lima (PKL) agar bisa berjualan di dalam area Pasar Johar.

“Kalau PKL bisa masuk ke dalam, suasana pasar tentu lebih hidup. Masyarakat juga lebih nyaman untuk berbelanja,” ujarnya.

Suwarto menyebut, kondisi Pasar Johar kini sudah menunjukkan perkembangan positif. Baik kawasan bawah alun-alun, Johar Selatan, maupun Johar Utara mulai tertata lebih baik. Namun, masalah akses masuk pasar yang sempit masih menjadi catatan.

“Kalau untuk pelebaran belum ada rencana. Tapi kita lakukan peningkatan akses, salah satunya melalui betonisasi di Pedamaran. Depan Masjid Kauman sampai Keranggan juga sudah kita benahi. Tinggal akses-akses kecil yang perlu ditata ulang,” paparnya.

BACA JUGA: Siasat Pedagang Pasar Johar Hadapi Lebaran: Omzet Naik Tiga Kali Lipat Berkat Ngonten di TikTok

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan menjadi kunci untuk mengembalikan kejayaan Pasar Johar.

“Kalau pasar bersih, pedagang nyaman, pembeli juga betah. Itu yang sedang kita jaga bersama-sama,” kata Suwarto.

Dengan langkah bertahap, Pemerintah Kota Semarang berharap Pasar Johar bisa kembali menjadi pusat perdagangan tradisional yang ramai dan modern tanpa kehilangan identitas sejarah. (*)