Otomotif

Pasar Mobil Listrik Jateng Memanas, BYD Bidik 16 Dealer di Jateng-DIY

×

Pasar Mobil Listrik Jateng Memanas, BYD Bidik 16 Dealer di Jateng-DIY

Sebarkan artikel ini
Pasar Mobil Listrik Jateng Memanas, BYD Bidik 16 Dealer di Jateng-DIY
BYD hadir di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Muladi Dome Undip, Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Peralihan masyarakat Jawa Tengah (Jateng) menuju kendaraan listrik mulai menunjukkan trennya. BYD Motor Indonesia mencatat lebih dari 3.000 keluarga di Jateng kini menggunakan mobil listrik BYD untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Data tersebut Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan sampaikan, saat pembukaan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Muladi Dome Undip, Semarang, Rabu (30/9/2026).

Menurut Luther, pertumbuhan pengguna kendaraan listrik menunjukkan perubahan pola mobilitas masyarakat. Kendaraan listrik yang sebelumnya masyarakat anggap sebagai pilihan alternatif kini mulai masuk ke kebutuhan transportasi sehari-hari.

“Secara total di Jawa Tengah lebih dari 3.000 keluarga sudah memercayakan mobilitasnya bersama BYD,” kata Luther.

Pertumbuhan tersebut juga berlangsung ketika pasar kendaraan listrik nasional terus berkembang. Luther menyebut pangsa mobil listrik di Indonesia telah meningkat dari sebelum BYD masuk ke pasar nasional.

“Sebelum BYD masuk Indonesia, pangsa kendaraan listrik nasional masih di bawah 1 persen. Sekarang pertumbuhannya sudah mencapai 22 persen. Ini menunjukkan otomotif Indonesia semakin cepat menuju era elektrifikasi,” ujarnya.

BACA JUGA: BYD ATTO 1 Tampil Perdana di GIIAS Semarang 2025, City Car Listrik untuk Mobilitas Ramah Lingkungan 

Luther mengatakan perubahan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pilihan mobilitas berbasis energi baru.

Ia menyebut BYD sejak awal membawa konsep Green Dream melalui pengembangan energi baru, termasuk kendaraan New Energy Vehicle (NEV).

Hingga Agustus 2026, BYD mengklaim telah menjual lebih dari 2,6 juta kendaraan secara global. Produk perusahaan tersebut juga telah menjangkau lebih dari 121 negara.

Di Indonesia, penjualan BYD Group sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tercatat sekitar 40.700 unit. BYD juga menyebut telah menguasai lebih dari 37 persen pangsa pasar mobil listrik nasional.

Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang ikut mendorong pertumbuhan tersebut. Ribuan keluarga yang telah menggunakan kendaraan listrik BYD menunjukkan pasar kendaraan elektrifikasi mulai terbentuk di luar Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

“Selama lebih dari satu abad kita bergantung pada bahan bakar fosil. Hari ini otomotif memasuki era baru dalam mobilitas. Elektrifikasi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi bagian dari masa depan mobilitas,” kata Luther.

Jaringan Dealer Jadi Tantangan

Pertumbuhan pengguna kendaraan listrik juga mendorong kebutuhan terhadap jaringan layanan yang lebih luas. BYD menyatakan akan memperkuat jaringan dealer di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Perusahaan menargetkan terdapat 16 lokasi dealer resmi BYD di wilayah Jateng-DIY. Perluasan jaringan tersebut ditujukan untuk mendekatkan akses konsumen terhadap penjualan, layanan purnajual, hingga perawatan kendaraan listrik.

Langkah tersebut menjadi penting seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik. Konsumen tidak hanya membutuhkan produk, tetapi juga akses layanan yang mudah ketika kendaraan membutuhkan perawatan atau dukungan teknis.

Luther mengatakan pengembangan ekosistem kendaraan energi baru juga perlu didukung pembangunan rantai industri di dalam negeri.

“Fasilitas ini untuk menegaskan peran BYD dalam memperkuat rantai industri energi baru buatan Indonesia,” tandasnya. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp