Nasional

Pasukan Israel Serang Jamaah Salat Jumat Palestina, Blokir Pintu Hingga Tembak Gas Air Mata

×

Pasukan Israel Serang Jamaah Salat Jumat Palestina, Blokir Pintu Hingga Tembak Gas Air Mata

Sebarkan artikel ini
Perjuangan Kota Palestina
Ilustrasi Kota Palestina yang di serang oleh Israel. (Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pasukan dari Israel melakukan aksi penyerangan terhadap jamaah Palestina yang hendak salat Jumat. Kabarnya, mereka juga memblokir pintu masuk hingga tembak gas air mata.

Adapun penyerangan yang pasukan Israel lakukan terhadap jamaah Palestina ini berlokasi di Al-Quds (Yerusalem Timur). Para jamaah tak bisa mengakses masjid Al-Aqsa karena hal ini.

Seperti yang terlaporkan pada MEE, terdapat video yang terbagikan dari media Palestina yang menampakkan pasukan dari Israel yang menjaga pintu masuk ke Kota Tua. 

Hal tersebut membuat jalan untuk mengakses ke Kota Tua terhalangi.

Dari kabarnya, pejabat urusan agama Palestina di Yerusalem mengatakan, hanya sekitar 5.000 orang yang hadir salat Jumat di Masjid Al Aqsa. 

Adapun para jamaah yang hadir untuk salat Jumat itu terjadi pada tanggal 27 Oktober 2023 waktu setempat. 

BACA JUGA: Korban Palestina Jadi 3 Ribu Lebih, Israel Izinkan Mesir Kirim Bantuan ke Gaza

Jumlah 5.000 orang itu jauh lebih rendah dibandingkan kondisi normal.

Pasukan Israel lakukan tindakan kekerasan

Dari informasinya, pasukan Israel telahh melakukan tindakan kekerasan terhadap warga Palestina di Al-Quds sejak 7 Oktober 2023. 

Pasukan dari negara Yahudi itu mendirikan pos-pos pemeriksaan, mengerahkan tentara bersenjata lengkap. 

Mereka menembakkan  gas air mata ketika warga Palestina sedang melaksanakan shalat Jumat di luar Kota Tua Yerusalem.

Hingga saat ini belum ada penjelasan secara resmi oleh Kepolisian Israel soal alasan mereka menolak akses masuk bagi orang-orang ke dalam kompleks Masjid Al Aqsa. Hal ini tentu semakin menciptakan lebih banyak ketegangan.

Namun ketika shalat Jumat berlangsung, polisi Israel menembakan gas air mata yang akhirnya membuat jamaah shalat membubarkan diri. 

BACA JUGA: 10 Kata-kata Mutiara Teruntuk Palestina, Tanah yang Terpenuhi Harapan dan Perjuangan

Selain karena sesak akibat gas juga diusir dan dipukuli apabila melanjutkan shalat.

Kepolisian Israel kemudian membersihkan seluruh area itu dari orang-orang dan sekarang tidak mengizinkan siapa pun yang berusia muda untuk melintas.(*)