Ekbis

Pedagang Thrift Semarang Ungkap Tantangan Bikin Brand Lokal Sendiri, Dari Modal Besar-Vendor Nakal

×

Pedagang Thrift Semarang Ungkap Tantangan Bikin Brand Lokal Sendiri, Dari Modal Besar-Vendor Nakal

Sebarkan artikel ini
Brand Lokal
Antuasisme pengunjung saat berburu produk thrifting di Semarang Thrift Day Sentraland Mall. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

BACA JUGA: Larangan Impor Barang Bekas, Pelaku Usaha Thrifting Semarang: Penjualan Turun, Masih Bisa Buat Makan

Meski demikian, Celvin menyambut positif jika pemerintah memberikan dukungan berupa akses permodalan, misalnya melalui program kredit usaha rakyat (KUR).

“Kalau memang dipergampang ya, apalagi dalam kasus KUR, saya mendukung banget,” katanya.

Menurut Celvin, kemudahan akses modal bisa membantu UMKM lokal untuk tumbuh, terutama dalam membangun brand yang kuat secara produksi dan pemasaran.

Celvin berharap ke depan kebijakan pemerintah lebih bersifat mendukung daripada membatasi. Baginya, brand lokal punya potensi berkembang, namun membutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha, konsumen, dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada UMKM. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp