Hukum & Kriminal

Pelaku Penculikan Siswi SD Pakintelan Semarang Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Pelaku Ingin Cabuli Korban

×

Pelaku Penculikan Siswi SD Pakintelan Semarang Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Pelaku Ingin Cabuli Korban

Sebarkan artikel ini
penculikan siswi SD Pakintelan
Septian Candra (kaus putih), pelaku percobaan penculikan terhadap siswi kelas 6 SD Negeri Pakintelan 2 Semarang, telah diringkus polisi. (Foto: Dok. Satreskrim Polrestabes Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Semarang berhasil menangkap pelaku percobaan penculikan terhadap siswi kelas 6 SD Negeri Pakintelan 2, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Diketahui, pelaku bernama Septian Candra (29), warga Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati. Ia ditangkap di rumahnya pada Kamis, 21 Agustus 2025 sore. Hal itu terungkap oleh Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, Jumat, 22 Agustus 2025.

“Iya, kami amankan pelaku, satu orang inisial SC (Septian Candra),” ujar Andika.

Andika menyebut, motif pelaku melakukan aksinya adalah untuk mencabuli korban. Beruntung, korban berhasil meloloskan diri sebelum niat pelaku terwujud.

BACA JUGA: Tanggapan Kadisdik Soal Upaya Penculikan Siswi SD di Gunungpati Semarang

“Untuk saat ini motifnya cabul dan korban sempat dilecehkan,” jelas Andika.

Ia mengungkap, polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk kemungkinan pelaku pernah melakukan perbuatan serupa di lokasi lain.

“Masih dalam pemeriksaan kalau terkait hal tersebut,” terang Andika.

Lebih lanjut, pelaku yang sudah beristri itu telah resmi menjadi tersangka. Andika mengungkap, ia langsung polisi tahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal tentang Perlindungan Anak,” kata AKBP Andika.

Kronologi penculikan siswi SD Negeri Pakintelan 2 Semarang

Kabar sebelumnya, seorang siswi kelas 6 SD Negeri Pakintelan 2, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah berinisial H, selamat dari percobaan penculikan.

Aksi itu berlangsung di jalan sepi tak jauh dari sekolahnya pada Jumat, 15 Agustus 2025 lalu. Akibatnya, korban menderita luka cakaran di bagian wajah dan cekikan leher.

Sempat trauma, kini korban telah bersekolah seperti biasanya dengan pendampingan psikologis.

Insiden bermula ketika H berjalan pulang dari sekolah menuju rumahnya. Sekitar pukul 11.10 WIB, ia melintasi Jalan Krajan Raya, jalur yang biasanya lengang.

BACA JUGA: Siswi SD di Semarang Selamat dari Penculikan, Sempat Kena Cekek-Bekap

Di tengah perjalanan, sebuah mobil misterius berhenti di tepi jalan. Seorang pria menurut dugaan berpura-pura memperbaiki kendaraan sebelum tiba-tiba mendekati H dan memaksanya masuk ke dalam mobil.

“Pelakunya satu orang, posisi mobil berhenti. Ananda H sempat pelaku paksa dan masukkan ke mobil,” ungkap Kepala SDN Pakintelan 02, Slamet Hari Pambudi, Rabu, 20 Agustus 2025.

H kemudian meloloskan diri. Ia membuka pintu mobil dan berlari ke arah yang aman. Meski selamat, H mengalami luka di bagian wajah akibat cakaran, yang kemudian langsung mendapat penanganan medis. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp