SEMARANG, beritajateng.tv – Komunitas Semarangker kembali menawarkan pengalaman baru bagi para pecinta wisata misteri melalui gelaran The X Tour-Ghost Tour Semarangker.
The X Tour sendiri merupakan acara yang Semarangker bentuk untuk mengajak para peserta menjelajahi tempat-tempat angker.
Founder Semarangker, Pamuji, menjelaskan dalam edisi kali ini terlebih dahulu peserta menjelajahi lantai dua Rumah Hantu Semarang yang berada di kawasan Kota Lama.
“Rute selanjutnya menyusuri beberapa bangunan tua berabad-abad yang terkenal angker. Gedung 1866 dan Omah Buto, dengan cerita mistis tentang penampakan kuntilanak, pocong, genderuwo, hingga sosok noni Belanda,” ujarnya kepada beritajateng.tv usai penjelajahan pada Jumat, 22 Agustus 2025 dini hari.
Sebelum tur mulai, para peserta disemprot campuran air zam-zam dan daun bidara di bagian tengkuk (belakang leher) untuk meminimalisir terjadinya kerasukan oleh tim pawang.
Di dalam tur tersebut terdapat formasi di mana para peserta mesti mematikan lampu, cahaya, lighting, serta tidak boleh bersuara untuk merasakan fenomena yang ada di bangunan tersebut.
Saat formasi berlangsung, peserta juga diharapkan mencari tempat yang berjauhan dengan peserta lainnya supaya dapat merasakan fenomena yang ada.
Formasi itu dilakukan di lantai 3 gedung 1866 dan Omah Buto. Selama formasi, peserta akan diiringi oleh lagu “Lingsir Wengi” yang konon dapat mengundang makhluk halus.
Kejadian janggal di The X Tour-Ghost Tour Semarangker
Pengalaman mistis tak hanya berhenti di lokasi. Dari testimoni peserta, banyak yang mengaku merasakan kejadian janggal.
“Ada yang dengar suara minta tolong, tangisan, bayangan sosok kuntilanak, sampai aroma dupa atau bau obat serangga yang muncul tiba-tiba,” ungkap Pamuji.
Meski awalnya terbatas 25 orang, antusiasme masyarakat membuat jumlah peserta mencapai 30 orang. Hal ini menunjukkan tingginya minat wisata horor di Semarang.





