SEMARANG, beritajateng.tv – Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menghadiri pelantikan 80 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Kamis 16 Mei 2024.
Mbak Ita sapaannya mengatakan, setelah perhelatan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg lalu, tahapan Pilkada serentak 2024 di Kota Semarang masih terus berjalan.
“Alhamdulillah kemarin Pilpres dan Pileg sudah berjalan, dan sekarang ini untuk Pilkada serentak ada dua kegiatan. Yaitu pemilihan gubernur, wakil gubernur serta pemilihan walikota, wakil walikota,” ujar Mbak Ita.
BACA JUGA: Video Mbak Ita Pastikan Revitalisasi Pecinan Semarang Segera Mulai
Tentunya, lanjut dia, setelah pelantikan PPK ini harapannya bisa langsung sejalan dan bersinergi dengan camat dan jajarannya.
“Harus segera ‘nyekrup’ dengan kecamatan atau pak camat dan perangkatnya. Karena PPK ini akan selalu berkoordinasi, bersinergi dan berkolaborasi dengan kecamatan,” kata dia.
Dalam pelantikan PPK tersebut, lanjut Mbak Ita, banyak wajah lama yang pernah bertugas di pemilihan Presiden dan Legislatif. “Kalau wajah lama ini kan sudah tahu terkait Standart Operasional (SOP), juklak dan juknisnya. Namun kalau yang baru harus segera menyesuaikan,” imbuhnya.
Ia meminta kecamatan juga harus pro aktif dan memastikan semua tahapan bisa berjalan dengan lancar.
Terlebih, kata dia, tahapan Pilkada juga semakin dekat. Berdasarkan data KPU, bulan 26-28 Agustus akan ada tahapan pendaftaran calon di Pilkada Kota Semarang. Kemudian di bulan September ada Penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota.
“Pemerintah Kota Semarang berharap semua proses dan tahapan Pilkada berjalan lancar, kondusif dan aman. Mengingat Kota Semarang potensi konfliknya juga tinggi. Sehingga perlu kolaborasi dengan semua unsur baik TNI, Polri dan semua stakeholder,” jelasnya.
Lantik 80 PPK
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan, total PPK ada 80 jelang Pilkada 2024.
“Mereka akan bertugas selama 8 bulan, terhitung mulai hari ini, dan akan berakhir sampai pada 27 Januari 2025 mendatang,” katanya.
Nanda menyebut, PPK yang dilantik ini sudah melewati tahapan seleksi. Mulai dari persyaratan administrasi, dan mengikuti seleksi CAT-nya.
“Baik PPK wajah lama dan baru semua mulai dari awal lagi. Mulai pendaftaran sampai pada tahap wawancaranya,” imbuh dia.
Tugas dari PPK, kata Nanda, yakni membantu tugas dan wewenang dari KPU di wilayah kecamatan, dan kelurahan. Seperti melakukan pemutakhiran data pemilih, proses sosialisasi ke masyarakat, dan kegiatan yang berhubungan logistik.
“Saya berharap PPK bisa langsung berbaur dan bekerja. Serta dapat menjalin koordinasi dan berkomunikasi dengan para pimpinan wilayah di kecamatan,” kata Nanda. (*)
Editor: Elly Amaliyah





