Pelayanan Publik di Gajahmungkur Naik 300 Persen Usai Dipindah ke Taman Sudirman

Pelayanan Publik di Gajahmungkur Naik 300 Persen Usai Dipindah ke Taman Sudirman

Semarang, 8/8 (BeritaJateng.tv) – Pelayanan akhir pekan dan malam hari yang dilaksanakan di seluruh kecamatan di Wilayah Kota Semarang, disambut baik oleh warga masyarakat. Salah satunya di wilayah kecamatan Gajahmungkur yang dilaksanakan di Taman Sudirman.

Tidak seperti biasanya, pelayanan akhir pekan yang biasanya dilaksanakan di halaman kantor kecamatan Gajahmungkur kini beralih ke Taman Sudirman.

Berkat ide Camat Gajahmungkur Ade Bhakti, pelayanan akhir pekan dan malam hari tersebut diserbu masyarakat hingga naik 300 persen dari layanan di hari biasanya.

“Bulan ini kami coba, lokasi pelayanan kami ubah ke area publik yaitu taman Sudirman. Harapannya, pemohon pelayanan publik bisa lebih banyak karena lokasi pelayanan di area publik yg berada di jalur padat, dan juga sosialisasi jauh-jauh hari kami infokan ke masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ade, di tahun 2022 ini, pihaknya berencana melaksanakan pelayanan akhir pekan dan malam hari sebanyak 5 kali. Layanan tersebut dilaksanakan tanggal 7 Mei, 4 Juni, 2 Juli, dan 6 Agustus.

“Alhamdulillah setelah kami pindah ke taman Sudirman, pemohon pelayanan naik drastis menjadi 432 orang dari yang sebelumnya di tanggal 7 Mei hanya 69 orang, kemudian tanggal 4 Juni sejumlah 122 orang, dan tanggal 2 Juli hanya 66 orang,” ucapnya.

Dari 432 pelayanan itu, terbanyak adalah pemohon pelayanan Adminduk sebanyak 168 orang, terdiri dari perekaman KTP, cetak KTP, pendaftaran KK, Akta Lahir, dan pendaftaran pindah.

Jumlah transaksi UMKM mencapai Rp. 6.245.000, jauh diatas sebelum2nya yang hanya di angka 500 ribuan.

Begitu pula pelayanan PBB yang pada tanggal 6 Agustus ini juga meningkat menjadi Rp. 17.204.255 daripada sebelum2nya yang tidak pernah lebih dati 7 juta rupiah.

“Pada acara tersebut kami juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya adalah SIDAMAR (Sineas Muda Semarang) yang menayangkan film-film karya anak-anak muda Semarang yang berhasil menjuarai berbagai festival film Nasional, ” kata Ade.

Tak sampai disitu, lanjut Ade, pada layanan akhir pekan dan malam hari berikutnya yang dilaksanakan pada 3 September 2022, pihaknya akan bersamaan menggelar lomba lari obor tingkat kecamatan, yang dua tahun ini vakum akibat pandemi. (Ak/El)

Leave a Reply