SEMARANG, beritajateng.tv – Pelunasan haji tahap 2 diperpanjang. Sebelumnya, tenggat pelunasan haji tahap 2 pada 26 Maret 2024.
Calon jamaah haji asal Jawa Tengah mendapatkan kelonggaran untuk melunasi biaya perjalanan ibadah haji hingga Jumat, 5 April 2024.
Data yang beritajateng.tv terima dari Kanwil Kemenag Jateng pada Rabu, 3 April 2024, pelunasan jamaah haji reguler 1445 H/2024 baru mencapai 92,35 persen.
Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Jateng, Ahmad Musta’in, menyebut sebanyak 29.284 jamaah sudah melunasi biaya haji. Sementara 2.427 jamaah lainnya belum melunasi.
Sehingga, total jamaah haji reguler tahun 2024 dari Jawa Tengah yakni sebanyak 32.711 orang.
Dalam data tersebut, pelunasan terbanyak ialah jamaah haji Kabupaten Demak. Sebanyak 1.932 jamaah telah melunasi haji tahap dua di Kabupaten Demak.
Kemudian berlanjut jamaah haji asal Kota Semarang. Sebanyak 1.791 sudah melunasi haji tahap kedua di Kota Semarang.
BACA JUGA: Pj Gubernur Jateng Minta 258 Petugas Haji Memberikan Pelayanan Terbaik
Tak bisa penuhi pelunasan haji, jatah keberangkatan beralih ke jamaah cadangan
Jika jamaah tidak bisa melunasi biaya haji, maka keberangkatan itu akan teralihkan kepada jamaah haji cadangan.
Musta’in menuturkan, cadangan yang termaksud ialah jamaah yang seharusnya berangkat tahun depan.
“Cadangan itu akan naik, cadangan yang sudah melunasi akan berangkat. Mestinya cadangan ini mereka yang ada di daftar awal tahun depan, mereka seharusnya berangkat tahun depan,” jelasnya.
Namun jika jamaah haji 2024 tak bisa berangkat karena adanya satu dua hal, maka akan digantikan oleh cadangan tersebut.
“Kita masukan cadangan, sehingga kalau ini ada [yang berhalangan berangkat] termasuk yang melunasi tidak bisa berangkat karena suatu hal, maka cadangan ini yang kita dorong berangkat,” terangnya.
BACA JUGA: Tanamkan Tekad ke Tanah Suci, Puluhan Siswa SMPN 22 Semarang Ikuti Manasik Haji
Kemenag sebut Haji 2024 tetap prioritaskan lansia
Musta’in menuturkan, prioritas haji tahun ini sama seperti tahun sebelumnya yakni layanan lanjut usia (lansia). Pihaknya pun telah menyiapkan petugas khusus untuk melayani jamaah lansia.
“Mereka sudah kita berikan pelatihan pelayanan khusus pada lansia, termausk penyediaan menu makan di embarkasi, di pesawat, maupun di Saudi,” jelasnya.
Tak hanya itu, bahkan makanan khusus lansia pun turut Kemenag persiapkan.
“Kalau memang perlu, ada lansia yang makannya biasa. Kalau lansia butuh menu khusus, kita siapkan yang lebih lembutlah,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





