Uncategorized

Pembentukan Karakter Siswa SDN Gajahmungkur 02 Semarang, Kamis Halilintar Jadi Favorit

×

Pembentukan Karakter Siswa SDN Gajahmungkur 02 Semarang, Kamis Halilintar Jadi Favorit

Sebarkan artikel ini
SDN gajahmungkur 2 semarang
Siswa SDN Gajahmungkur 02 Semarang saat menonton video perjalanan Nabi Muhammad SAW. Kamis, 4 September 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – SDN Gajahmungkur 02 Semarang terus berinovasi dalam membentuk karakter siswa melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program yang rutin berlangsung setiap Senin hingga Jumat ini menjadi sarana penanaman disiplin, literasi, nasionalisme, serta pola hidup sehat sejak dini.

Guru Kelas 6 SDN Gajahmungkur 02 Semarang, Dina Puspitasari, menjelaskan bahwa pembiasaan tersebut terbagi sesuai hari.

Pada Senin terdapat Gamungda (Gajahmungkur Dua) Supertin berisi upacara, latihan PBB, hingga etika. Selasa disebut Gamungda Asikh dengan kegiatan keagamaan seperti salat duha, istighosah, dan setor hafalan.

Rabu ada Gamungda Bersatu berupa apel pagi, senam, literasi, dan numerasi. Pada Kamis terdapat Gamungda Halilintar atau Hari Literasi Lintas Anak Pintar. Sementara Jumat ada Gamungda Sehatku dengan jalan sehat, senam, hingga kerja bakti.

BACA JUGA: 3 Cafe Paling Estetik di Gajahmungkur Semarang, Bikin Nongkrongmu Makin Asik!

Menurut Dina, kegiatan yang menjadi favorit para siswa adalah hari Kamis yakni, Gamungda Halilintar.

“Anak-anak sangat antusias tampil, ada yang membuat drama musikal, dongeng, hingga karya seni lainnya. Meski kostumnya sederhana dari barang bekas, kreativitas mereka luar biasa. Justru itu membuat anak-anak lebih percaya diri dan totalitas,” katanya saat beritajateng.tv temui di sekolah pada Kamis, 4 September 2025.

Melalui kegiatan pembiasaan di sekolahnya, Dina berharap tidak hanya membentuk siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak, peduli lingkungan, sehat, kreatif, serta mencintai tanah air.

Menambahkan keterangan Dina, Guru Agama Islam, Silviana Masithoh menekankan bahwa pembiasaan keagamaan juga rutin dilakukan setiap Selasa melalui program Gamuda Asyik.

“Setiap minggu ada tema berbeda, mulai dari pembacaan asmaul husna, salat berjamaah, istighosah, hingga kegiatan keagamaan lainnya. Ini bagian dari upaya sekolah membangun karakter religius anak sejak dini,” jelasnya.

Selain program rutin tersebut, SDN Gajahmungkur 02 juga menggelar peringatan hari besar Islam, salah satunya Maulid Nabi Muhammad SAW.

Silviana menuturkan bahwa peringatan tahun ini anak-anak di ajak menonton video perjalanan kelahiran Nabi Muhammad SAW agar dapat meneladani kisah hidupnya.

“Salat duha berjamaah di lapangan yang diikuti seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Setelah itu, anak-anak diajak berselawat di aula,” tuturnya.

BACA JUGA: Sebanyak 266 Penganut Kepercayaan di Semarang Ubah Status Agama di KTP

Menariknya, kegiatan ini juga mengakomodasi siswa non-muslim. Dari total 124 siswa, terdapat lima siswa non-muslim yang mengikuti kegiatan sesuai agama masing-masing.

“Untuk non-muslim, ada yang mengikuti lomba menyanyi rohani atau doa pagi dan membaca Alkitab. Ada juga aktivitas kreatif seperti membuat karya dari clay. Jadi semua anak tetap terfasilitasi,” tutup Siliviana. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp