SEMARANG, beritajateng.tv – Koramil 04/Bringin Kodim 0714/Salatiga bersama Forkompincam Bancak memberikan bantuan kepada korban angin puting beliung. Pemberian bantuan sosial kepada korban angin puting beliung tersebut terjadi di Desa Wonokerto Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/3/2023).
Kodim 0714/Salatiga diwakili Danramil 04/Bringin Kapten Inf Agung Kartika, Camat Bancak Sugeng, Danpos Bancak Pelda Samin, dan beberapa perangkat Desa Wonokerto melakukan pemberian bantuan sosial kepada korban angin puting beliung.
Dandim 0714/Salatiga yang diwakili oleh Danramil 04/Bringin Kapten Inf Agung Kartika mengatakan pemberian bantuan sosial kepada bapak Ahmadi (48th) warga Desa Wonokerto Kecamatam Bancak Kabupaten Semarang yang rumahnya tertimpa kayu akibat angin puting beliung.
“Penyerahan bantuan ini adalah dari Kodim 0714/Salatiga untuk korban bencana angin puting beliung. Seperti bapak Ahmadi yang rumahnya tertimpa kayu akibat angin puting beliung,” kata Danramil 04/Bringin.
“Bantuan ini adalah bantuan Kodim 0714/Salatiga dengan PT Ali Bangun Negeri Pringapus Kab. Semarang yang peduli korban bencana. Bantuan yang diberikan berupa baja ringan sebanyak 80 lonjor, reng sebanyak 60 lonjor, dan genteng metal sebanyak 215 buah,” jelasnya.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi bapak Ahmadi, untuk dapat membenahi rumahnya, dan kami berterima kasih kepada PT. Ali Bangun Negeri Pringapus yang juga ikut membantu.” pungkasnya.
Pemberian bantuan sosial tersebut karena adanya angin puting beliung yang terjadi pada, Senin (20/3/2023) sekira pukul 14.45 WIB. Bencana ini menimpa wilayah Boto, Pengung, Kemiri, Sembung, Klumpit, Krasak. Di Wonokerto Kecamatan Bancak, ada juga warga yang terluka.
BACA JUGA: Angin Puting Beliung Porak-porandakan Ratusan Rumah dan Tempat Ibadah di Sayung
Kronologi Kejadian Sebelum Pemberian Bantuan Sosial Korban Angin Puting Beliung
Sebelumnya, ratusan rumah di Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, alami kerusakan akibat angin puting beliung menerjang, Senin (20/3). Atap rumah pun ikut terbawa kencangnya angin.
Selain itu, ada beberapa warga mengalami luka-luka karena tertimpa runtuhan atap rumah. Saat kejadian, hujan deras mengguyur Kabupaten Semarang bersama dengan angin kencang sejak pukul 14.00 WIB.
Ketika hujan terjadi, masyarakat sedang berada di dalam rumah. Sekonyong-konyong, angin mendadak mengamuk hingga menyapu habis benda-benda sekitarnya. Misalnya saja sejumlah atap rumah masyarakat hancur dan berhamburan.
Setidaknya ada tiga rumah yang rusak parah karena terdampak angin puting beliung. Akan tetapi, ada satu rumah yang mengalami kerusakan cukup hebat yang mengakibatkan penghuni rumah terluka.
Pada waktu itu, pemilik rumah sedang berada di dalam rumah bersama keluarganya. Mereka tidak sempat melarikan diri. Akhirnya tertimpa reruntuhan atap rumah. Keluarga tersebut langsung mendapat perawatan di puskesmas terdekat.
Sebagai informasi tambahan, ada sekitar 148 rumah di lima desa yang terdampak angin puting beliung. Beberapa desa yang terdampak yaitu Desa Wonokerto 24 titik, Desa Boto 118 titik, Desa Bantal satu titik, Desa Rejosari dua titik, dan Desa Plumutan dua titik.
Itulah informasi tentang pemberian bantuan sosial kepada korban angin puting beliung di Desa Wonokerto. Semoga tidak ada lagi bencana alam yang menerpa di wilayah Jawa Tengah (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





