SEMARANG, beritajateng.tv – Polisi berhasil menangkap pelaku pembuangan bayi yang ditemukan seorang pemulung di depan sebuah pabrik bernama PT. Wanxinda Travel Good, Desa Pendsawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pelaku di tangkap di Gate Tol Demak, pada Kamis 17 April 2025.
Adapun hal ini terungkap dari Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Wildan Umar Rela.
“Pelaku berhasil di tangkap di pintu keluar Tol Demak sekiranya pukul 21.00 WIB,” kata Kasatreskrim Polres Jepara.
Pembuang bayi di Jepara, DR (19) ia sebut, bekerja di Kabupaten Jepara.
“Pelaku inisial DR umur 19 tahun warga Banyumas, di mungkinkan bekerja di Kabupaten Jepara,” ungkapnya.
BACA JUGA: Geger Penemuan Bayi di Pabrik Jepara dengan Sepucuk Surat: Makan Saja Susah
Saat mengamankan pelaku, Polres Jepara menurunkan sekiranya 15 personel.
“Semalam ada sekira 15 orang gabungan Resmob dan Polsek Kalinyamatan,” ujarnya.
“Saat ini pelaku sudah ada di Polres Jepara dan masih dilakukan pendalaman dan keterangan dari pelaku,” ungkapnya.
Dia menegaskan kasus ini akan segera dirilis secara langsung oleh Polres Jepara, untuk infomasi yang lebih lengkap.
“Sebentar nanti akan di rilis secara langsung oleh Kapolres Jepara,” tutupnya.
Sebelumnya warga Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) heboh dengan penemuan bayi laki-laki di depan sebuah pabrik pada Kamis, 17 April 2025.
Bayi tersebut di letakkan di dalam kardus yang di balut dengan selimut. Terdapat selembar surat yang dugaannya merupakan tulisan si pembuang bayi.
Surat tersebut tertanggal 16 April 2025. Tulisannya adalah perminta maaf kepada bayi.
”Maaf ya belum bisa ngerawat kamu karena masih ngekos, makan aja susah. Tolong titipin ke Panti aja..” demikian tulisan surat tersebut.
BACA JUGA: Brigadir Ade Kurniawan Pembunuh Bayi Sendiri Resmi Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Bui
Pembuang bayi tersebut juga menuliskan ucapan terima kasihnya kepada siapapun yang akan merawat si bayi tersebut. Ia juga memberitahu jika bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki.





