Berbagai fasilitas disiapkan untuk mendukung kebutuhan para pemudik, mulai dari layanan pengecekan kendaraan gratis hingga bantuan mekanik darurat.
“Ada layanan bengkel untuk pengecekan kendaraan secara gratis. Jika ada kendaraan pemudik yang mengalami kendala atau mogok. Kami juga siap membantu penanganannya seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain layanan kendaraan, posko tersebut juga menyediakan tempat istirahat bagi pemudik yang ingin melepas lelah setelah menempuh perjalanan jauh.
BPBD menyiapkan ruang istirahat dengan kapasitas sekitar 10 tempat tidur, layanan makan dan minum gratis untuk sahur maupun berbuka puasa, dapur umum, layanan kesehatan, serta akses WiFi gratis.
Fasilitas tersebut harapannya dapat membantu pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Menurut Endro, penyediaan posko kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan ramah bagi masyarakat.
“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik yang melintas di Kota Semarang. Semua layanan yang kami sediakan di posko ini gratis,” katanya.
Ia berharap keberadaan posko kemanusiaan tersebut dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu para pemudik menjalani perjalanan dengan lebih nyaman.
“Harapan kami, Kota Semarang bisa menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik. Dengan adanya posko ini, kami ingin mewujudkan mudik Lebaran 2026 yang lebih aman dan penuh kepedulian,” ujar Endro. (*)
Editor: Elly Amaliyah





