Lalu, kata Zainal, pelaku mengajak korban berkeliling ke daerah SMK Jateng, Jalan Hasanudin, Arteri Tanah Mas, Banjir Kanal, dan kemudian berhenti untuk pura-pura mengecek bensin sambil membuka handphone di Jalan Kokrosono.
Korban pun menyetujui ajakan tersebut lantaran iming-iming uang Rp12 ribu dari FARW.
“Adik nanti melakukan seperti ya, pelaku memperlihatkan video ada beberapa anak SD memijat kemaluan pelaku. Pelaku merayu akan mengasih uang 12 ribu kalau korban mau memijat. Kemudian pelaku bawa korban muter lagi mencari rumah kosong. Beruntung sebelum aksi, pelaku tertangkap omnya, Dedi,” pungkas Zainal. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





