Scroll Untuk Baca Artikel
HeadlineJatengNews Update

Pendapatan APBD Jateng Gagal Capai Target, DPRD Pertanyakan Tunggakan Pajak Rp 932 M

×

Pendapatan APBD Jateng Gagal Capai Target, DPRD Pertanyakan Tunggakan Pajak Rp 932 M

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman. (ricky fitriyanto/beritajateng.tv)

SEMARANG, 7/1 (beritajateng.tv) – Pimpinan DPRD Jawa Tengah menyoroti persentase realisasi pendapatan APBD Jawa Tengah 2021 yang berada dibawah rata-rata nasional. Dari target yang ditetapkan, realisasi pendapatan Jawa Tengah hanya tercapai 96,91 persen. Sedangkan rata-rata realisasi pendapatan provinsi di Indonesia berada di angka 97,91 persen.

DPRD Jawa Tengah mempertanyakan nilai tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun 2021 sebesar Rp 932 miliar yang tidak tertagih.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Pimpinan DPRD mendapatkan angka Rp 932 miliar pajak daerah yang tidak tertagih. Tentu ini sangat disayangkan,” kata Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman, Jumat (7/1/2022).

Dari rilis yang disampaikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Provinsi Jawa Timur berada di posisi pertama dengan realisasi pendapatan APBD melebihi target yaitu 103,97 persen, disusul Gorontalo 102,28 persen, Jawa Barat 102,07 persen, DKI Jakarta 101,07 persen, dan DIY 99,95 persen. Sementara Jawa Tengah bahkan terlempar dari posisi 15 besar. Jawa Tengah berada di posisi 16 dengan realisasi pendapatan APBD 96,91 persen. Dari seluruh provinsi yang ada di Jawa, realisasi pendapatan Jawa Tengah nomor dua terburuk. Jawa Tengah hanya sedikit lebih baik dari Provinsi Banten yang mencatatkan realisasi 96,05 persen.

Tinggalkan Balasan