Kesehatan

Penerbangan Internasional Diawasi Ketat, Bandara Ahmad Yani Siaga Virus Nipah

×

Penerbangan Internasional Diawasi Ketat, Bandara Ahmad Yani Siaga Virus Nipah

Sebarkan artikel ini
Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya virus Nipah ke Jawa Tengah.
Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

“Kalau setelah evaluasi masih mengarah ke gejala influenza like illness, kami lakukan swab dan sampelnya dikirim ke laboratorium rujukan yang bekerja sama dengan kami,” tambah Bhakti.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada penumpang penerbangan internasional dengan suhu tubuh di atas ambang batas tersebut sejak penerbangan internasional kembali beroperasi di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Sementara itu, Branch Communication and CSR Department Head Bandara Ahmad Yani, Arif Haryanto, mengatakan pihak bandara secara aktif berkoordinasi dengan BKK untuk memastikan seluruh prosedur pencegahan berjalan optimal.

“Untuk mengantisipasi masuknya virus Nipah, kami melakukan koordinasi intensif dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Semarang. Pengawasan terhadap penumpang internasional kami perketat sesuai arahan Kementerian Kesehatan,” ujar Arif.

Ia menjelaskan, salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pemantauan suhu tubuh penumpang internasional menggunakan thermal scanner. Alat tersebut ditempatkan di area kedatangan internasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

“Setiap penumpang yang tiba dari luar negeri akan dipantau suhu tubuhnya melalui thermal scanner. Jika terdeteksi suhu di atas normal, petugas akan melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

Selain pemeriksaan suhu tubuh, seluruh penumpang penerbangan internasional juga wajib mengisi data kesehatan melalui aplikasi All Indonesia sebelum atau saat tiba di Indonesia. Data tersebut menjadi acuan awal bagi petugas kesehatan untuk melakukan pemantauan kondisi penumpang.

Wajib Isi Aplikasi All Indonesia

“Pengisian aplikasi All Indonesia menjadi bagian penting dari sistem deteksi dini. Dari situ petugas bisa mengetahui riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan penumpang,” kata Arif.

Petugas BKK Kelas I Semarang akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap penumpang yang terpantau mengalami demam maupun menunjukkan gejala sakit saat kedatangan.

Pemeriksaan sesuai dengan standar prosedur kesehatan untuk memastikan tidak ada risiko penularan penyakit menular berbahaya.

Pihak bandara juga mengimbau seluruh penumpang agar bersikap kooperatif dan jujur terhadap kondisi kesehatan masing-masing.