Jika kesulitan melakukan wudhu di pesawat, umat Islam boleh bertayamum. Berikut tata cara tayamum di pesawat:
- Membaca basmalah (Bismillaahir rahmaanir rahiim) dengan niat ikhlas karena Allah.
- Menepukkan kedua telapak tangan ke sandaran kursi pesawat di depan atau dinding pesawat.
- Membaca niat tayamum: “Nawaitut tayammuma li istibaahatish shalaati fardhal lillaahi ta’aalaa” (saya niat bertayamum untuk dapat melaksanakan shalat, fardhu karena Allah Ta’ala).
- Menyapukan kedua telapak tangan ke wajah secara merata, dari ujung rambut (jidat) sampai ke dagu dan berlanjut dari daun telinga kanan sampai ke daun telinga kiri.
- Menepukkan kedua telapak tangan kembali, tapi usahakan di tempat yang berbeda.
- Menyapukan tangan kanan hingga siku dengan telapak tangan kiri secara merata. Lalu menyapu tangan kiri hingga siku dengan telapak tangan kanan secara merata.
- Membaca doa setelah tayamum:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
(Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalah. Wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu warasuuluh. Allaahummaj’alnii mina-t-tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriin.)
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang yang menyucikan diri.
Dengan memahami tata cara sholat di pesawat ini, jamaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk selama perjalanan. (*)





