Gaya Hidup

Pengguna Mobil Listrik Meningkat, PLN Tambah Jumlah SPKLU Sepanjang Jalur Mudik

×

Pengguna Mobil Listrik Meningkat, PLN Tambah Jumlah SPKLU Sepanjang Jalur Mudik

Sebarkan artikel ini
PLN menambah jumlah SPKLU hingga 2,5 kali lipat di berbagai titik strategis jalur mudik. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – PT iPLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik guna mendukung kelancaran arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepastian tersebut terungkap dari Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di sepanjang jalur mudik.

PLN juga menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik strategis. Terutama di rest area jalan tol yang menjadi lokasi singgah pemudik.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Wisata Grobogan Buat Liburan Nataru 2025, Pas Buat Healing Bareng Keluarga!

Darmawan mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir jajaran manajemen PLN turun langsung menyusuri jalur mudik untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama libur Nataru.

“Beberapa hari ini kami menyusuri jalur mudik dan memastikan saudara-saudara kita yang mudik menggunakan mobil listrik dapat berjalan dengan lancar,” kata Darmawan saat kunjungan di Gereja Katedral Semarang baru-baru ini.

Ia menyebutkan, jumlah kendaraan listrik yang digunakan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan mencapai dua kali lipat.

Sebagai langkah antisipasi, PLN menambah jumlah SPKLU hingga 2,5 kali lipat. Sehingga kapasitas layanan pengisian daya ternilai lebih besar dari lonjakan jumlah kendaraan listrik itu sendiri.

“Jumlah SPKLU kami tingkatkan menjadi dua setengah kali lipat, sehingga lebih besar dari kenaikan jumlah mobil listrik,” ujarnya.

Selain fokus pada infrastruktur kendaraan listrik, PLN juga memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional selama periode Nataru.

Beban puncak listrik saat perayaan Natal terproyeksikan mencapai 4 gigawatt. Sementara kapasitas sistem kelistrikan nasional berada pada angka 3 gigawatt, sehingga ternilai dalam kondisi aman.

“Kami pastikan batubara dan gas sebagai bahan bakar pembangkit dalam kondisi aman. Seluruh sistem listrik terjaga,” tegas Darmawan.

BACA JUGA: Liburan Nataru 2025, Ini Daftar Tempat Sarapan Enak di Semarang