Politik

Pengurus Baru PDIP Semarang Tancap Gas, Solidkan Barisan Pasca Terbentuk

×

Pengurus Baru PDIP Semarang Tancap Gas, Solidkan Barisan Pasca Terbentuk

Sebarkan artikel ini
Pengurus Baru PDIP Semarang Tancap Gas, Solidkan Barisan Pasca Terbentuk
Konsolidasi perdana DPC PDIP Kota Semarang pasca dilantik usai Konfercab. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang yang baru, Endro Dwi Cahyono, langsung menggerakkan mesin partai. Untuk pertama kalinya sejak resmi memimpin, Endro mengundang jajaran pengurus DPC dan Fraksi PDIP Kota Semarang dalam agenda konsolidasi dan koordinasi internal.

Pertemuan yang berlangsung santai namun penuh makna itu dihadiri hampir seluruh pengurus dan anggota fraksi di Kantor DPC PDIP Semarang, Sabtu, 3 Januari 2026.

Suasana rileks sengaja dibangun untuk memperkuat kembali ikatan emosional sekaligus menyamakan langkah menghadapi agenda partai ke depan.

Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Sutiyono, menyebut hampir seluruh pengurus dan fraksi hadir, bahkan tingkat kehadiran mencapai lebih dari 90 persen. Menurutnya, hal ini menunjukkan soliditas awal kepengurusan baru.

“Pengurus DPC yang terbentuk pada 28 Desember 2025 hadir hampir 95 persen. Yang tidak hadir semuanya izin. Ini menjadi sinyal positif bahwa konsolidasi berjalan sesuai harapan,” ujar Sutiyono, Minggu, 4 Januari 2026.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut menjadi pemanasan awal setelah struktur baru terbentuk. Meski terdapat wajah segar, sebagian besar pengurus merupakan kader lama yang telah teruji.

“Strukturnya baru, tapi orang-orangnya sudah lama dan berpengalaman. Pak Endro sebagai ketua, saya sebagai sekretaris, dan Bu Trivena sebagai bendahara. Semua sudah paham ritme kerja partai,” katanya.

Dalam pertemuan itu, Endro memaparkan garis besar program kerja, termasuk agenda 30 hari pertama. Namun, pembahasan teknis belum menjadi fokus utama. Menurut Sutiyono, pendekatan kekeluargaan menjadi kunci awal.

“Hari ini kami lebih ke bonding dulu. Kalau sudah guyub, koordinasi ke depan akan lebih mudah. Suasananya rileks, ada dialog interaktif, tanya jawab, dan saling mendengarkan masukan,” ujarnya.

Sejumlah pertanyaan dan saran dari anggota fraksi turut mengemuka. Masukan tersebut, kata Sutiyono, akan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan program DPC ke depan.

Agenda besar yang kini menjadi perhatian adalah pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 16 kecamatan dan 177 kelurahan di Kota Semarang. Targetnya, seluruh proses tersebut dapat tuntas pada Januari.

BACA JUGA: Video Gantikan Hendi, Endro Dwi Cahyono Pimpin DPC PDIP Kota Semarang

“Ini pekerjaan rumah kami. Musancab harus berjalan damai, semua unsur terakomodasi, baik kader lama maupun yang baru,” jelas Sutiyono.

Ia menegaskan, regenerasi tetap menjadi perhatian serius. DPC PDIP Kota Semarang membuka ruang seluas-luasnya bagi kader muda, termasuk generasi Z, untuk ikut mewarnai dinamika partai.

“Kami tidak boleh menutup mata. Anak-anak muda harus kita dengarkan. Kalau tidak mau berubah dan belajar, kita akan tertinggal,” katanya.

Selain konsolidasi internal, DPC PDIP Kota Semarang juga bersiap mengikuti Rakernas PDIP pada 10-12 Januari mendatang. Rakernas tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional partai sebelum masuk ke agenda reorganisasi di tingkat daerah.

Sutiyono menekankan, kekompakan antara struktur partai dan fraksi menjadi fondasi utama. “Fraksi adalah etalase partai. Baik buruknya partai di mata publik salah satunya tercermin dari kinerja fraksi. Karena itu, harmonisasi ini mutlak,” tuturnya.

“Yang terpenting hari ini adalah guyub. Satu gerak, satu tujuan. Seperti pesan Bung Karno, holopis kuntul baris. Kalau itu sudah kuat, program seberat apa pun bisa kita jalankan bersama,” pungkasnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp