“Sementara istri dimakamkan di sini, makam desa setempat (Tegalrejo),” kata Kepala Desa Tegalrejo, Poniman.Dua orang anak tersebut merupakan karunia yang didapatkan korban setelah 3 tahun menikah.
Anak pertama merupakan perempuan berusia 2 tahun, kemudian anak kedua adalah laki-laki yang masih bayi berusia 4 bulan.Kedua anaknya pun kini menjadi yatim piatu.
Dikenal keluarga harmonis
Agus mengungkapkan, pasangan suami istri itu menikah sekira tiga tahun lalu. Rumah yang Y dan I tempati merupakan rumah Agus. Adapun ia mengenal Y sebagai pekerja keras.
Sementara itu, I membantu suaminya menjalankan usaha gudang di Desa Kurung, Kecamata Ceper, Klaten.
Agus sendiri menilai suami istri tersebur cukup harmonis. “Selama ini tidak ada masalah apa-apa. Tidak pernah cerita apa-apa ke saya. Ya anak saya hanya mengeluhkan rasa pusing karena hipertensi itu,” ucapnya.(*)





