Jateng

Perang AS-Iran Memanas, Biro Umroh: Garuda dan Lion Air Masih Layani Penerbangan Jeddah-Indonesia

×

Perang AS-Iran Memanas, Biro Umroh: Garuda dan Lion Air Masih Layani Penerbangan Jeddah-Indonesia

Sebarkan artikel ini
Penerbangan Iran | kuota haji | Simak Cara Daftar dan Aktifkan Paket Ibadah Haji Indosat Ooredo Hutchison 
Ilustrasi ibadah haji. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran sejak Sabtu, 28 Februari 2026, berdampak pada penerbangan di kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, Pemerintah Qatar telah menutup ruang udara dan mengeluarkan peringatan nasional kepada warga untuk tetap berada di dalam ruangan, menyusul laporan serangan yang menargetkan fasilitas militer di wilayah tersebut. Penutupan itu turut memengaruhi operasional Bandara Doha, terutama penerbangan transit.

Direktur Operasional Dewangga Lil Hajj Wal Umroh, Joko Suratno, memastikan hingga saat ini penerbangan langsung dari Jeddah ke Indonesia masih berjalan sesuai jadwal.

“Untuk saat ini, kebetulan grup kami juga ada di sana, jadi insyaallah kepulangan hari ini nanti jam 18.00 dari Jeddah pulang ke Indonesia. Untuk update saat ini Saudia Air masih terbang,” ujar Joko saat beritajateng.tv hubungi via pangilan WhatsApp, Senin, 2 Maret 2026.

BACA JUGA: Imbas Perang AS-Iran, Biro Umroh Semarang Siap Jadwal Ulang Keberangkatan Jemaah Bulan Syawal

Joko menjelaskan, yang terdampak adalah penerbangan dengan skema transit, khususnya melalui Bandara Doha.

“Yang tidak terbang itu yang transit antara lain di Doha, maskapai Scoot juga berdampak. Sebenarnya enggak berdampak, tapi [Scoot] menutup karena safety mungkin ya, lebih ke safety-nya. Kemudian beberapa juga yang transit-transit itu tidak terbang,” jelas Joko.

Menurut Joko, maskapai yang masih melayani penerbangan langsung dari Arab Saudi ke Indonesia antara lain Saudia Air, Garuda Indonesia, dan Lion Air.

“Jadi yang saat ini yang terbang itu masih Garuda, kemudian Saudia Air, sama Lion juga masih terbang sih,” kata Joko.

Paket Umrah Ramadan Banyak Batal, Joko Ungkap Paket Syawal Masih On Schedule

Joko mengakui sejumlah penerbangan umrah Ramadan mengalami pembatalan, terutama yang menggunakan skema transit. Namun, untuk jadwal keberangkatan dan kepulangan Syawal, hingga kini masih sesuai rencana.

“Kalau yang umrah Ramadan banyak cancel. Tapi kalau untuk umrah Syawal ini masih on schedule,” ujarnya.

Ia menyebut, kloter terakhir jemaah umrah Ramadan dari agen Dewangga dijadwalkan pulang hari ini dengan jumlah 36 orang. Adapun jemaah tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Kalau kami yang kloter terakhir ini hanya 36 orang sih yang terakhir ini kepulangan nanti. Asal jamaah ada di beberapa daerah. Ada Kendal, Kudus, Pati, dan Temanggung, dan Semarang,” jelasnya.

Terkait situasi keamanan, Joko menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan maskapai.

“Kalau aman tidaknya kami belum bisa karena dari airline yang saya bawa untuk Syawal itu masih dalam jadwal, masih on schedule,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemerintah Tunda Umroh Imbas Kondisi Timur Tengah, ASPHIRASI Jateng Harap Ada Komunikasi Soal Refund Hotel-Visa

Ia menyebut travel menggunakan kebijakan maskapai sebagai acuan utama.

“Kalau airline masih menerbangkan berarti airline sudah melakukan kajian bahwa benar-benar situasi aman. Jadi kalau airline menyatakan oke masih schedule, masih terjadwal, bisa terbang, berarti kondisi benar-benar sudah aman,” katanya.

Lebih jauh, pihaknya juga telah menyampaikan imbauan kepada jemaah agar tetap tenang dan bersabar menyikapi situasi global tersebut.

“Kami himbau mereka untuk tenang dan bersabar ya, sambil kami memantau perkembangan situasi eskalasinya bagaimana dan kami  juga selalu berkomunikasi secara berkala dengan airline. Kami barometernya airline,” ujarnya.

Terlebih, kata Joko, kondisi saat ini merupakan situasi force majeure atau keadaan kahar berskala global.

“Kami mengimbau kepada jemaah-jemaah kami bahwa ini bukan kehendak siapa-siapa. Artinya ini benar-benar force majeure, skalanya global, jadi tetap bersabar yang sudah punya jadwal-jadwal untuk penerbangan-penerbangan berikutnya,” pungkas Joko. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp