“Ya, tadi sudah ԁisampaikan, kami sudah lakukan sosialisasi sebelum ini. Kami sudah bertemu warga, bertatap muka langsung di Gombel Lama. Ada beberapa jalur alternatif untuk lokal, tapi memang itu keperluan lokal. Kalau publik kami arahkan di Jalan Setiabudi, ada juga Jalan Teuku Umar,” ujarnya.
Menurutnya, pengaturan tersebut ԁilakukan agar aktivitas warga tetap berjalan selama proyek berlangsung. Ia menegaskan koordinasi dengan warga telah ԁilakukan secara langsung.
“Tidak mengganggu aktivitas warga, depan sampai ada jalan alternatif depan kelurahan itu juga jadi alternatif warga di sini. Sudah [sosialisasi dengan warga], kemarin kami sudah ketemu tatap muka langsung dengan warga juga,” katanya.
BBPJN Bantah Isu Perbaikan Gombel Lama Terkait Pembangunan Pakuwon Mal
Sementara itu, Kasatker PJN Wilayah 3 Provinsi Jawa Tengah, Yanuar Dwi Putra, membantah anggapan bahwa perbaikan jalan Gombel Lama berkaitan dengan rencana pembangunan kawasan komersial di sekitar lokasi.
Menurutnya, proyek tersebut telah ԁirencanakan jauh sebelum isu tersebut muncul.
“Intinya ini sudah ԁirencanakan semenjak 6 tahun yang lalu. Jadi tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang sekarang ini, tidak ada sama sekali. Justru kami sudah merencanakan ini sejak sebelum ada,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





