“Kami siap mengganti tanaman kentang dengan tanaman keras demi kelangsungan lahan di kawasan Dieng,dan harusnya masyarakat mau” ujarnya.
Meskipun mengubah pola pikir petani bukan perkara mudah, Perhutani berkomitmen melakukan pendampingan bertahap agar transformasi dari pertanian semusim ke tanaman konservasi dapat berjalan sukses tanpa mematikan ekonomi warga.
Selain sosialisasi perundang undangan bidang kehutanan, ada kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan lindung Dieng yang diikuti oleh stakeholder diantaranya Kepala Kejari Wonosobo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Wonosobo, Kepala Dinas CDK VII wil Banjarnegara, Koramil Kejajar, Polsek Kejajar dan BKSDA Prov Jawa Tengah. (*)





