KARANGANYAR, beritajateng.tv – Dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April 2026, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah bersama DPC PDI Perjuangan Karanganyar menggelar aksi religi dan sosial.
Agenda utama dalam peringatan Hari Kartini ini adalah ziarah ke makam tokoh pejuang perempuan sekaligus pendiri cikal bakal Karanganyar, Nyai Ageng Karang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Sumanto, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Karanganyar, Rober Christanto, beserta jajaran fraksi dan pengurus partai.
Harapan Sosok Nyai Ageng Karang, Inspirasi Nyata Kaum Perempuan
Dalam kesempatan tersebut, Rober Christanto menyampaikan harapannya agar sosok Nyai Ageng Karang menjadi inspirasi nyata bagi kaum perempuan di Karanganyar.
Beliau menekankan bahwa kegigihan Nyai Ageng Karang dalam memimpin pasukan wanita melawan penjajah harus diwarisi oleh generasi saat ini.
“Kami berharap Nyai Ageng Karang menjadi tokoh panutan bagi kaum perempuan di Karanganyar. Beliau adalah sosok yang gigih dan memiliki rasa memiliki yang sangat tinggi terhadap tumpah darah kelahirannya. Semangat itulah yang harus kita teladani bersama,” ujar Rober Christanto di sela-sela kegiatan ziarah.
BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Canangkan Program Jogo Kali Merawat Bumi, Tanam Pohon Penyimpan Air di Sekitar Sungai
Senada dengan hal tersebut, Sumanto menambahkan bahwa perjuangan Nyai Ageng Karang merupakan bukti sejarah bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam merebut kemerdekaan.
Ia mengingatkan pentingnya memegang teguh prinsip “Jasmerah” (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah) sebagaimana pesan Bung Karno
Dari Ziarah ke Panen Jagung
Setelah melakukan ziarah, rombongan melanjutkan agenda menuju wilayah Koripa. Hal itu untuk melakukan aksi nyata bersama masyarakat melalui kegiatan panen jagung sebagai tanaman pangan pengganti beras.
Langkah ini sebagai simbol kemandirian pangan sekaligus bentuk kepedulian partai terhadap kesejahteraan petani perempuan di Karanganyar.
- Ziarah Leluhur: Penghormatan kepada pendiri Karanganyar yang berjuang bersama Pangeran Sambernyowo.
- Kemandirian Pangan: Aksi memanen jagung bersama kelompok binaan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap ketahanan pangan.





