Pendidikan

Peringati Maulid Nabi, SDN Gajahmungkur 04 Semarang Gelar Karnaval dan Pembacaan Diba’

×

Peringati Maulid Nabi, SDN Gajahmungkur 04 Semarang Gelar Karnaval dan Pembacaan Diba’

Sebarkan artikel ini
maulid nabi semarang
Peringatan Maulid Nabi di SDN Gajahmungkur 04 Semarang. Kamis, 4 September 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Suasana penuh semangat mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Gajahmungkur 04 Semarang.

Ratusan siswa mengikuti karnaval, pembacaan Maulid Diba’, hingga tausiyah akhlak Nabi, sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus pendidikan karakter.

Guru Agama SDN Gajahmungkur 04 Semarang, Luthfi Amiludin Anshori, menjelaskan bahwa kegiatan ini tersepakati bersama dewan guru sebagai bentuk syukur dan pembelajaran penting bagi siswa.

“Karnaval ini untuk syiar kepada masyarakat sekitar bahwa sekolah kami memperingati Maulid Nabi. Dilanjutkan pembacaan Diba agar anak-anak terbiasa, seperti yang biasa dilakukan di mushola maupun masjid saat menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujarnya pada Kamis, 4 September 2025.

BACA JUGA: Semarak Maulid Nabi di Magelang, Warga Kibarkan Atribut Bendera Besar Sembari Bersalawat

Selain itu, pihak sekolah juga mengadakan Mauizatul Hasanah yang berfokus pada keteladanan Rasulullah. Harapannya, siswa-siswi dapat meneladani akhlak Nabi dalam tutur kata maupun perilaku sehari-hari.

Tidak hanya berhenti pada tausiyah, salah satu guru juga mengadakan kuis tentang perjalanan dan kisah hidup Nabi Muhammad SAW. Siswa sangat antusias mengikuti kuis untuk mendapatkan hadiah.

Tidak hanya saat perayaan Maulid Nabi, tapi menjadi pembiasaan di sekolah

Luthfi menambahkan, pembinaan akhlak tidak hanya berhenti pada peringatan Maulid Nabi, tetapi juga ditanamkan melalui kegiatan rutin sekolah.

“Setiap hari, anak-anak dibiasakan shalat Zuhur berjamaah. Para guru bergiliran menjadi imam sekaligus memberi tausiyah singkat. Selain itu, mayoritas siswa juga mengikuti ngaji sore di TPQ Al-Falah yang dekat dengan sekolah. Jadi ada kolaborasi antara sekolah dan TPQ,” jelasnya.

BACA JUGA: Beragam Tradisi Unik dalam Perayaan Maulid Nabi di Indonesia, Adakah Daerahmu?

Dalam kegiatan tersebut, siswa juga menampilkan kesenian rebana meskipun belum menjadi ekstrakurikuler resmi. Luthfi mengungkapkan, tradisi rebana sudah akrab di kalangan warga sekitar sehingga anak-anak dapat menampilkan secara spontan.