“Saya ingin jadi contoh. Yang S1 ayo lanjut S2, yang S2 ayo lanjut S3. ASN harus terbiasa berpikir ilmiah agar bisa menyelesaikan persoalan publik,” tegasnya.
Bagi Elly, gelar doktor bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk memperkuat kualitas pelayanan publik. Ia berharap langkahnya dapat menginspirasi aparatur sipil negara lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan kapasitas intelektual.
Hari itu, ketika matahari condong ke barat, Elly berdiri di halaman fakultas sambil menenteng map berisi lembar pengesahan. Langkahnya ringan.
Bukan hanya karena titel Doktor Administrasi Publik semakin dekat digenggamnya. Tetapi karena ia tahu, perjalanan kembali mengabdi ke masyarakat kini akan mulai lagi, dengan bekal ilmu yang jauh lebih lengkap. (*)
Editor: Elly Amaliyah





