SEMARANG, beritajateng.tv – Konektivitas internasional Jawa Tengah kembali diperluas dengan dibukanya rute penerbangan langsung Semarang-Singapura dan Singapura-Semarang melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Rute ini resmi beroperasi mulai hari ini, Selasa, 23 Desember 2025.
Penerbangan internasional tersebut dilayani oleh maskapai Scoot dengan frekuensi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu.
Pada penerbangan perdana, Scoot mengangkut 177 penumpang dari Semarang menuju Singapura, yang ditandai dengan prosesi water salute di Bandara Ahmad Yani.
General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan pembukaan rute ini menjadi tonggak penting bagi Jawa Tengah dalam memperkuat posisi pada jaringan penerbangan internasional.
BACA JUGA: Bandara Ahmad Yani Resmi Buka Rute Penerbangan Semarang-Bandung
Ia menyebut, hadirnya kembali penerbangan internasional langsung dari Semarang tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang strategis bagi penguatan ekonomi daerah.
“Hari ini bukan sekadar menyaksikan penerbangan perdana, tetapi juga menghadirkan momentum strategis bagi Jawa Tengah untuk kembali terhubung secara langsung dengan jaringan penerbangan internasional,” ujar Sulistyo usai Inaugural Flight Scoot di Bandara Ahmad Yani Semarang pada Selasa, 23 Desember 2025.
Menurutnya, rute Semarang-Singapura menunjukkan kesiapan Jawa Tengah untuk bersaing di tingkat global. Pasalnya, Singapura merupakan salah satu hub penerbangan internasional paling strategis di kawasan Asia Tenggara.
“Ini membuktikan bahwa Jawa Tengah, khususnya Semarang, siap relevan dan kompetitif dalam peta penerbangan regional. Sekaligus memantapkan peran Bandara Ahmad Yani sebagai gerbang emas Jawa Tengah yang menghubungkan daerah ini dengan dunia,” imbuhnya.
Kata Gubernur Jateng soal rute penerbangan internasional Semarang-Singapura
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai penerbangan internasional Semarang-Singapura memiliki dampak signifikan terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
“Scoot merupakan penerbangan yang sangat strategis bagi Provinsi Jawa Tengah,” tegas Luthfi.
Ia mengungkap, Singapura menjadi salah satu mitra investasi terbesar bagi Jawa Tengah, dengan total nilai investasi mencapai Rp 27 triliun. Selain sektor investasi, rute ini juga diproyeksikan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Tengah.
“Secara tidak langsung, ini akan menumbuhkembangkan konektivitas internasional yang kita bangun,” ujarnya.
BACA JUGA: Jelang Nataru, Bandara Ahmad Yani Semarang Buka Penerbangan ke Singapura Mulai Desember 2025
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis kehadiran rute ini tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor logistik dan investasi, sehingga memperkuat daya saing ekonomi daerah di tingkat internasional.
“Dampaknya tidak hanya pada pariwisata, tetapi juga logistik dan termasuk investasi yang masuk ke daerah kita,” pungkasnya.
Sementara itu, Marlin, penumpang maskapai Scoot tujuan Semarang-Singapura, berharap agar jadwal keberangkatan internasional akan ada setiap hari.
“Saya dapat harga tiket sekitar Rp2,6 juta. Harapannya ya keberangkatan internasional ada setiap hari. Jadi enggak nunggu hari-hari tertentu kalau mau terbang,” ucapnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





