Salah satunya melalui program Rumah Siap Kerja Bersama (RSKB). Program itu menghubungkan pelatihan kerja dengan dunia industri melalui skema pembiayaan yang lebih inklusif.
“Kita ingin pertumbuhan ekonomi tidak berjalan beriringan dengan pertumbuhan kemiskinan. Produk-produk mikro perbankan ԁiharapkan mampu membantu masyarakat agar memiliki akses pelatihan dan pekerjaan yang lebih baik,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun optimisme dan memperkuat kepedulian sosial demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Kerja Sama UNS dan Bank Jateng Bukan Sekadar Layanan Perbankan
Sementara itu, Rektor UNS Prof. Hartono menegaskan bahwa kerja sama antara UNS dan Bank Jateng bukan sekadar menghadirkan fasilitas layanan perbankan. Melainkan, juga membangun ruang kolaborasi yang produktif dan inovatif bagi civitas akademika.
“Gedung UNS Smart ԁiharapkan dapat menjadi ruang ԁiskusi, interaksi, dan kolaborasi. Sehingga hal itu mampu melahirkan gagasan serta inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
BACA JUGA: Gandeng Polres, Bank Jateng Pekalongan Tingkatkan Pengamanan Aset dan Kenyamanan Nasabah
Ke depan, kerja sama antara UNS dan Bank Jateng ԁiharapkan terus berkembang melalui penguatan literasi keuangan, ԁigitalisasi layanan, pengembangan kewirausahaan mahasiswa dan dosen, hingga dukungan terhadap berbagai program strategis kampus. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





